Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Petapa India ini Bangkit Setelah Dikubur Selama 40 Hari

Asketisme telah menjadi bagian penting dalam Hinduisme, tak heran praktik ini memiliki tempat istimewa dalam budaya Hindu.

Editor:
Vintage News
Ilustrasi seorang petapa sakti India 

TRIBUNMANADO.CO.ID - India memang negara yang terkenal dengan agama Hindunya, di mana di dalamnya ada praktik asekstisme yang lebih dikenal sebagai petapa.

Asketisme telah menjadi bagian penting dalam Hinduisme, tak heran praktik ini memiliki tempat istimewa dalam budaya Hindu.

Para petapa secara umum dikenal sebagai sadhus, atau orang suci dan dihormati oleh semua kalangan Hindu.

Mereka berkewajiban untuk melepaskan semua harta materi dan mendedikasikan hidup mereka untuk mengejar untuk pembebasan spiritual.

Hal itulah yang mereka upayakan untuk dicapai melalui meditasi dan mendekatkan diri pada Dewa.

Asketisisme Hindu lebih tua dari banyak asketisisme lain dalam sejarah. 

Orang-orang suci Hindu telah ada sejak lama, mereka berkeliaran di seluruh India dan Nepal untuk mencari pemurnian batin. 

Meskipun sulit untuk mengatakan berapa banyak petapa yang tinggal di India saat ini, para ahli mengatakan bahwa ada sekitar empat hingga lima juta.

Angka itu adalah persentase yang sangat kecil dibandingkan seluruh penduduk India

Tetapi angka-angka itu tampaknya tidak relevan, dibandingkan dengan pengaruh sebenarnya dari orang-orang suci Hindu pada tradisi Hindu.

Ilustrasi seorang petapa sakti India
Vintage News
Ilustrasi seorang petapa sakti India

Banyak legenda Hindu berbicara tentang sadhu yang mencapai kondisi spiritual yang tinggi di mana mereka dapat mencapai hal-hal yang mustahil.

Sadhu Haridas adalah seorang yogi dan fakir dari India abad ke-19 dan terkenal karena kekuatannya untuk sepenuhnya mengendalikan tubuhnya.

Pada 1837, Haridas seharusnya dikubur secara sukarela hidup-hidup dan bertahan hidup tanpa makanan atau minum selama 40 hari.

Seluruh ritual berlangsung di istana Ranjit Singh, pendiri kerajaan Sikh dan Maharaja dari Punjab.

Maharaja juga hadir pada saat penguburan, serta seluruh pengadilan dan para dokter yang berasal dari Inggris dan Perancis. 

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved