Pemain Termahal Asia, Son Heung Min yang Tak Menyukai Ronaldo

Son Heung-Min merupakan salah satu dari sedikit pemain Asia yang membawa ekspektasi besar di tanah Eropa.

Pemain Termahal Asia, Son Heung Min yang Tak Menyukai Ronaldo
Photo by Mark Kolbe/Getty Images
SYDNEY, AUSTRALIA - JANUARY 31: Son Heung Min of Korea Republic celebrates scoring an injury time goal to level the scores during the 2015 Asian Cup final match between Korea Republic and the Australian Socceroos at ANZ Stadium on January 31, 2015 in Sydney, Australia. 

Dengan penampilannya yang memukau di awal musim, klub Bundesliga itu enggan membiarkan Son pergi. 

Son melakukan protes mulai dari mogok berlatih hingga tak menghadiri acara klub.

Dia juga sempat menghilang dua hari dan tidak menanggapi kontak dari klub saat menghubunginya. 

Akhirnya Leverkusen terpaksa merelakan Son pergi ke Tottenham Hotspur pada Agustus 2015.

Saat itulah langkahnya untuk benar-benar menjadi pemain papan atas dimulai.

Ternyata tidak mudah bermain di Liga Inggris, kompetisi sepakbola "terpanas" di dunia.

Son sering dibangkucadangkan oleh pelatih. Keluarga dekatnya sampai menyarankan Son untuk pindah klub lagi.

"Pada akhirnya dia menerima kenyataan harus tetap bertahan dan berjuang untuk tempatnya, "  kata Mauricio Pochettino pelatih Tottenham Hotspur.

Hasil perjuangan Son mulai terlihat pada musim kedua di Inggris. Tak hanya kerap dimainkan, dia juga menjadi pemain vital tim.

Ambisinya tak berhenti di situ saja ia mengatakan tentang mimpinya yang lebih besar dari pada menjadi pemain inti. 

"Dalam mimpi, Anda dapat melakukan apa yang Anda inginkan."

Halaman
123
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved