Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini 7 Cawapres Pendamping Prabowo Subianto, Berasal dari Parpol Pendukung dan Nonparpol

Kini, ia masuk dalam daftar sembilan kader PKS yang disodorkan kepada Gerindra untuk menjadi cawapres.

Editor:
Prabowo 

- SMA, South Milwaukee, Senior High School (AFS Year Program), Wisconsin, Amerika (1988)

- SMA Negeri 2, Yogyakarta (1989)

- S-1, Fakultas Ekonomi UGM, Yogyakarta (1995) -

S-2 University of Maryland, School of Public Policy, College Park, Amerika (1998)

- S-3, Northern Illinois University, Department of Political Science, DeKalb, Illinois, Amerika (2005)

Anies Baswedan saat ini menjabat Gubernur DKI sejak 2017. Sebelumnya, ia berada di kubu Joko Widodo sejak kampanye Pilpres 2014. Saat itu, Anies menjadi juru bicara tim sukses pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Setelah Jokowi-JK terpilih, Anies mendapat posisi menteri pendidikan dan kebudayaan. Jabatan itu sejalan dengan latar belakangnya di dunia pendidikan, yakni sebagai Rektor Paramadina dan pendiri Gerakan Indonesia Mengajar.

Namun, Presiden Jokowi mencopot jabatan Anies pada Juli 2016. Mendikbud kemudian dijabat Muhadjir Effendy. Anies kemudian menyebrang ke lingkaran oposisi.

Ia lalu diusung Gerindra dan PKS sebagai Gubernur DKI didampingi Sandiaga Uno dan terpilih. Anies sejak lama ingin menjadi presiden.

Sebelum 2014, ia mengikuti Konvensi Demokrat untuk menyaring capres. Namun, Demokrat gagal untuk mengusung salah satu peserta konvensi.

5. Gatot Nurmantyo

enderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018).(KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES)
enderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018).(KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES) 

Tempat, tanggal lahir: Tegal, 13 Maret 1960

Gatot Nurmantyo adalah mantan Panglima TNI.

Ia dilantik sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo pada Juli 2015.

Sebelumnya, Gatot pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI AD, Pangkostrad, Komandan Kodiklat TNI-AD, Pangdam V/Brawijaya, dan Gubernur Akmil.

Selain itu, Gatot juga menjabat Ketua Umum PB FORKI periode 2014-2018. Ia kemudian pensiun pada 31 Maret 2018.

6. Chairul Tanjung

CEO CT Corp Chairul Tanjung(Hilda B Alexander/Kompas.com)
CEO CT Corp Chairul Tanjung(Hilda B Alexander/Kompas.com) 

Tempat, tanggal lahir: DKI Jakarta, 18 Juni 1962

Pendidikan:

- SD Van Lith, Jakarta (1975)

- SMP Van Lith, Jakarta (1978)

- SMA Negeri I Budi Utomo, Jakarta (1981)

- Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia (UI), Jakarta (1987)

- Master of Business Administration Executive, Institut Pendidikan dan Pengembangan Manajemen (IPPM), Jakarta (1992)

Chairul Tanjung adalah seorang pengusaha media, ritel dan perbankan yang tergabung dalam CT Corp.

Ia pernah berkarier di pemerintahan sebagai Ketua Komite Ekonomi Nasional.

Ia kemudian dipilih Presiden saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengisi jabatan Menko Perkonomian. Saat itu, CT menggantikan Hatta Rajasa yang mengundurkan diri karena maju sebagai Calon Wakil Presiden.

Saat menjabat Menko Perekonomian, CT sempat merangkap jabatan sebagai Menteri ESDM menggantikan Jero Wacik yang tersangkut kasus korupsi.

Ia juga sempat menjabat berbagai jabatan seperti Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia, hingga Guru Besar Bidang Ilmu Kewirausahaan Universitas Airlangga Surabaya.

7. Muhaimin Iskandar

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat ditemui di kantor PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2017).(KOMPAS.com/ MOH NADLIR)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat ditemui di kantor PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2017).(KOMPAS.com/ MOH NADLIR) 

Tempat, tanggal lahir: Jombang, 24 September 1966

Pendidikan:

- SD Mamba'ul Maarif Denanyar, Jombang (1979)

- Madrasah Tsanawiyah Negeri Denanyar, Jombang (1982)

- Madrasah Aliyah Negeri I, Yogyakarta (1985)

- Fakultas Syariah, IAIN Yogyakarta

- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM (1992)

- Magister Manajemen Komunikasi, Universitas Indonesia (UI) (1998)

Muhaimin Iskandar saat ini menjabat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa.

Sebenarnya, ia sudah mendeklarasikan mendukung Jokowi dengan syarat dirinya dipilih sebagai cawapres dalam Pilpres 2019.

Gerindra melihat masih ada peluang politisi yang akrab disapa Cak Imin itu menjadi cawapres bagi Prabowo jika Jokowi tidak memilih Cak Imin nantinya.

Cak Imin sebelumnya menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam Kabinet Indonesia Bersatu II. Ia pernah menjadi anggota DPR dari Fraksi PKB periode 1999-2004 dan 2004-2009.

Cak Imin juga terpilih sebagai anggota DPR periode 2009-2014, namun ditinggalkannya setelah menjabat Menakertrans. Setelah pensiun sebagai menteri, ia kembali ke DPR dan terpilih sebagai wakil rakyat periode 2014-2019.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Cawapres Pendamping Prabowo Subianto"

Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved