Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Astaga! Akibat Persalinan Forsep Kepala Bayi Ini Putus, Ini Letak Kesalahannya

Megan Stirnweiss harus merelakan anak pertamanya meninggal dunia akibat persalinan forsep yang mengakibatkan kepala bayinya putus secara internal

Editor:
Nakita
Kepala Bayi Ini Terputus Karena Persalinan Forcep 

Megan pun merasa kesakitan parah setelah persalinan forsep usai.

Ia mengalami gangguan seperti dislokasi, robekan jalan lahir dan robekan sejumlah organ internalnya.

Karena itu, ia harus menjalani beberapa operasi untuk memperbaiki kerusakan organ tubuh yang dialaminya.

Kenyataan pahit pun harus diterima oleh Megan dan suaminya, Matthew Jacob yang kehilangan anak pertama mereka karena persalinan forsep.

Kepala Bayi Megan Terputus Karena Persalinan Forcep atau Vakum
Kepala Bayi Megan Terputus Karena Persalinan Forcep atau Vakum (nypost)

Matthew Jacob sempat menunggu di bayi selama 7 hari dengan bantuan alat medis agar organ tubuhnya masih bisa berfungsi untuk didonorkan.

Meski kenyataan pahit yang harus mereka terima, Megan masih bersyukur bayinya masih bisa berarti untuk orang lain yang membutuhkan donor paru-paru.

Melansir dari abclawcenter.com, persalinan metode forsep ini seharusnya dilakukan oleh dokter yang sudah terampil dalam metode ini.

Jika persalinan forsep gagal, seharusnya dokter segera beralih menggunakan C-section.

Dalam kasus persalinan forsep yang gagal, biasanya dokter memutar bayi dengan tang tidak berhasil lalu berhenti sejenak.

Alih-alih segera bergerak cepat melakukan C-section, dokter justru mencoba metode forsep lainnya.

Akibatnya, bayi mengalami patah tulang tengkorak yang menunjukkan persalinan forsep dilakukan berlebihan dan sangat kuat.

Selain patah tulang tengkorak, bayi bisa juga mengalami penumpukan cairan (edema) dan kematian jaringan otak (nekrois).

Apabila bayi kejang itu merupakan tanda-tanda adanya kerusakan otak yang bisa menyebabkan cacat intelektual dan perkembangan.

Sumber: Nakita
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved