Jumat, 29 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

FINA World Cup Rusia 2018

Inggris Kontra Kroasia di Semifinal: Tekad Matikan Kane hingga Kerugian Fans

Dejan Lovren tak akan pernah melupakan mimpi buruk di Stadion White Hart Lane pada 22 Oktober tahun lalu. Ketika itu, bek Liverpool

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
REUTERS/Simon Dawson
Fans Timnas Inggris 

Tapi juga karena ia punya karakter juara sejati. Ia bisa menularkan semangat kemenangan untuk rekan-rekannya. Saya pernah merasakan itu," tulis Jenas yang pernah bermain bersama Modric di Tottenham Hotspur.
Modric adalah pengatur serangan, pengatur irama permainan, sekaligus juga eksekutor bola yang baik.

Masalahnya, Inggris tak punya individu dengan kualitas teknik di atas rata-rata untuk bisa meredam Matic mulai dari lini tengah.
Kemampuan gelandang Jordan Henderson masih terlalu "biasa-biasa" dibanding Matic. Namun, Henderson punya daya kepemimpinan untuk mengatur timnya secara bersama-sama mematikan Modric.

Kolektivitas ala Inggris ini pula yang dikhawatirkan oleh Modric. "Mereka kini tampak lebih kuat sebagai tim. Saya tak tahu apakah mereka kini sudah punya karakter yang berbeda, tapi tampaknya kini jadi lebih solid. Kebersamaan seperti itulah yang sangat penting bagi sebuah tim untuk sukses," kata Modric mengapresiasi hasil kerja pelatih Inggris, Gareth Southgate.

Piala Dunia 2018
Semifinal
Stadion Luzhniki, Moskow
Kamis (12/7) dini hari

M-M-M-M-M
Kroasia 4-2-3-1
Subasic; Strinic, Vida, Lovren, Corluka; Brozovic, Rakitic; Perisic, Modric, Rebic; Mandzukic

M-M-K-M-M
Inggris 3-5-2
Pickford; Maguire, Stones, Walker; Young, Lingard, Henderson, Alli. Trippier; Sterling, Kane

Pendukung Argentina Rugi Banyak

Seorang pendukung tim nasional Argentina mengaku mengalami kerugian besar gara-gara tim kesayangannya tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Akibatnya pria itu terpaksa menjual semua tiket di babak perempat final sampai final yang terlanjur dia beli.

"Saya rugi uang sangat banyak karena saya terlanjur beli semua tiket sampai final dan ternyata Argentina tersingkir," ujar pria itu di pusat penjualan tiket Piala Dunia 2018 di Saint Petersburg.

"Saya hanya punya tiket kategori satu. Saya jual lebih murah, 700 dollar karena terlanjur rugi besar," imbuhnya.
Dia menawarkan tiket kepada empat orang asal Jerman yang antre di belakang saya. Orang-orang Jerman ini enggan membeli tiket kategori satu karena menganggap harganya mahal.

Meski Tak Digaji, Maradona Siap Melatih Timnas Argentina
Meski Tak Digaji, Maradona Siap Melatih Timnas Argentina (YOUTUBE)

"Maaf, kami cari empat tiket kategori tiga," kata seorang dari empat orang Jerman itu.
Bukan hanya pendukung tim nasional Argentina yang menjual tiket pertandingannya lantaran tim kesayangan telah tersingkir. Seorang pendukung tim nasional Brasil juga melakukan hal yang sama.

Pria yang tidak memperkenalkan namanya itu menawarkan kepada saya tiket pertandingan babak semi final Piala Dunia 2018 di Saint Petersburg. Saya sedang mengantre di pusat penjualan tiket Piala Dunia 2018 di Saint Petersburg ketika dia menghampiri saya.
"Saya jual sama dengan harga jual FIFA karena Brasil batal lolos. Saya sangat kecewa," kata pria itu.
Tiket yang dia tawarkan adalah tiket kategori satu. FIFA menjual tiket semi final untuk kategori satu seharga 700 dollar Amerika Serikat, setara Rp 10,7 juta.

"Saya hanya punya satu tiket ini dan tiket ini atas nama saya," ujarnya.
Harga tiket pertandingan babak semi final Piala Dunia 2018 untuk kategori satu mencapai 750 dollar Amerika Serikat, setara Rp 10,7 juta. Untuk kategori dua dibanderol 480 dollar AS, setara Rp 6,8 juta.

Saat saya mengantre, seorang sukarelawan Piala Dunia 2018 memberikan informasi soal ketersediaan tiket. Sukarelawan itu bilang tiket yang tersedia tinggal yang kategori satu. Beberapa menit sebelumnya sukarelawan lain memberitahu tiket kategori dua masih tersedia.

Praktik percaloan tiket pertandingan masih terjadi jelang babak semi final Piala Dunia 2018. Hal ini cukup riskan bagi penggemar sepak bola yang ingij menonton pertandingan tersebut.

Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved