Harganas 2018 di Manado

Kenalan Dirumah, Setelah 3 Tahun Gasper Nikahi Teman Adiknya di Pernikahan Massal Harganas XXV

Kalau cinta tak akan kemana. Begitu pepatah yang cocok bagi pasangan Gasper Takaladikang dan istrinya Claresta Pelawiten warga Kabupaten Minahasa.

Kenalan Dirumah, Setelah 3 Tahun Gasper Nikahi Teman Adiknya di Pernikahan Massal Harganas XXV
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI

Laporan Wartawan Tribun Manado, Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kalau cinta tak akan kemana. Begitu pepatah yang cocok bagi pasangan Gasper Takaladikang (21) dan istrinya Claresta Pelawiten (18) warga Kabupaten Minahasa.

Pasangan ini merupakan satu di antara 57 pasang yang ikut pada Pencatatan Perkawinan Massal Harganas 2018, di Gedung Youth Center, Kawasan Megamas Manado, Sabtu (7/7/2018).

Awal percintaan keduanya dimulai pada saat Claresta berkunjung ke rumah Gasper di Kakas Minahasa. Bukan untuk menemui Gasper.

"Adik saya yang memperkenalkan saya dengan Claresta. Kami kemudian berteman," ujar Gasper.

Meski berteman, mereka belum bisa saling menghubungi. Meski sudah bertukar nomor telepon. Tetap saja tidak bisa digunakan. "Di Kayuwatu Kakas tidak ada signal," ujar Gasper.

Setelah saling kenal dan berteman, Gasper dan Claresta harus terpisah tanpa komunikasi. "Kami sempat hilang kontak selama satu bulan," ujar Claresta.

Memang jodoh tak kemana, mereka pun akhirnya bertemu kembali, saat Gasper berada di pusat kota dan membuat janji dengan Claresta melalui telepon. "Saya jemput dia dan jalan-jalan," ujarnya.

Tanpa berlama-lama hanya beberapa hari saja Gasper langsung bertanya kepada Claresta. "Waktu itu baru saja selesai ibadah sekitar jam 8 malam saya tanya Ela (Sapaannya Claresta) Ngana ada cowok. Katanya tidak ada. Saya sambung dengan pertanyaan selanjutnya. Ngana suka jadian deng kita. Saya langsung saja," ujar Gasper.

"Saya juga langsung menjawab iya," ujar Ela.

Tiga tahun mereka menjalani hubungan berpacaran. Dan akhirnya mencatatkan perkawinannya di Pencatatan Perkawinan Massal Harganas 2018, di Gedung Youth Center Kawasan Megamas Manado, Sabtu 7 Juli 2018.

"Terima kasih pemerintah telah mengadakan kegiatan ini. Bagi kami ini sangat meringankan beban kami. Tanpa ini kami kesulitan mencatatkan perkawinan kami. Akan banyak biaya yang akan keluar. Selain itu juga kami senang acara ini disaksikan oleh menteri," ujar dia.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved