Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Imbal Hasil DPLK Terkerek Bunga Deposito

Imbal hasil pelaku dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) hingga Mei 2018 meningkat. Tren positif ini diharapkan

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
tribunnews
Mata uang rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Imbal hasil pelaku dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) hingga Mei 2018 meningkat. Tren positif ini diharapkan berlanjut sampai tutup tahun 2018.

Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), imbal hasil DPLK pada Mei 2018 di 2,87%. Return on investment (RoI) tersebut lebih baik dibandingkan Mei 2017 sebesar 2,39%.

Wakil Ketua Perkumpulan DPLK Nur Hasan Kurniawan menjelaskan, peningkatan imbal hasil DPLK lantaran porsi instrumen investasi pelaku usaha masih besar di atas 60% pada keranjang pasar uang. Bank Indonesia (BI) secara berturut menaikkan suku bunga turut justru berimbas baik bagi industri DPLK.

Kendati indeks harga saham gabungan (IHSG) dan harga obligasi merosot, kinerja DPLK tak terseret. Sebab komposisi investasi DPLK terbesar di deposito.

Data OJK menunjukkan, total investasi DPLK hingga lima bulan tahun ini Rp 77,93 triliun atau naik 10,91% secara tahunan. "Sampai kuartal II-2018 kami perkirakan return bisa 3%-an," kata Nur Hasan, Rabu (4/7).

Sementara itu target RoI hingga akhir tahun ini sama seperti tahun lalu yakni 6,21%. "Tapi dengan kondisi ekonomi yang terus membaik. Maka perkiraan kami imbal hasil DPLK bisa 7% sampai akhir tahun ini," kata Nur Hasan.

Investasi terbesar

DPLK masih akan mempertahankan komposisi penempatan investasi yang sama sepanjang tahun ini. Yakni pasar uang masih di atas 60%. Hal ini lantaran instrumen tersebut lebih aman ketimbang saham yang berisiko tinggi.

Pemain DPLK Indolife pun optimistis hasil investasi sampai akhir tahun ini bakal mencapai 7%. Pelaksana Tugas Pengurus Harry Poerwanto mengatakan, dampak kenaikan bunga Bank Indonesia (BI) berimbas positif pada hasil investasi industri DPLK.

Saat ini, keranjang investasi DPLK Indolife 60% di deposito. Sedangkan sisanya di surat utang. "Sampai semester I, imbal hasil kami 3%," kata Harry. Hingga akhir 2017, perusahaan yang didirikan Asuransi Jiwa PT Indolife Pensiontama pada akhir 1996 ini membukukan RoI 6%.

DPLK Syariah Muamalat hingga semester I-2018 telah mencatatkan RoI lebih dari separuh dari target hingga akhir 2018 di 8%.

Pelaksana Tugas Pengurus DPLK Syariah Muamalat Sulistyowati mengatakan, efek BI menaikkan suku bunga acuan berimplikasi positif bagi hasil return DPLK. Saat ini, deposito dan sukuk menjadi tempat investasi terbesar perusahaan ini. (Umi Kulsum)

Penempatan Investasi DPLK
(dalam miliar rupiah)
Alokasi investasi
May-17
May-18

Deposito on call pada Bank
212
73

Deposito berjangka pada Bank
40.312
46.160

Sertifikat deposito pada Bank
1.463
1.410

Surat Berharga Negara
13.327
12.922

Saham
2.921
3.023

Obligasi korporasi
8.286
9.829

Sukuk Korporasi
999
1.544

Reksa Dana
2.596
2.837

MTN
28
19

Efek beragun aset
98
87

Tanah dan Bangunan
20
21

TOTAL INVESTASI
70.260
77.926

Sumber: OJK

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved