Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Adventorial

BKKBN Bagi Tips Jadi Orangtua Hebat Zaman Now, Terapkan 1.000 HPK

Keluarga menjadi ajang yang paling sempurna untuk menanamkan karakter manusia integritas, etos kerja, dan gotong royong

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Kegiatan Seminar Nasional Pengasuhan Anak kerjasama BKKBN dan Dharma Wanita Persatuan BKKBN di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, Kamis (5/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Keluarga menjadi ajang yang paling sempurna untuk menanamkan karakter manusia integritas, etos kerja, dan gotong royong.

Demikian disampaikan Deputi KSPK BKKBN M Yani saat membuka kegiatan Seminar Nasional Pengasuhan Anak kerjasama BKKBN dan Dharma Wanita Persatuan BKKBN di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, Kamis (5/7/2018)

"Karakter ini harus dibangun sejak dini, sejak kehamilan, kelahiran, dan masa tumbuh kembang anak," kata dia

Pembentukan karakter sejak dini diharapkan M Yani menjadi wadah untuk meyakinkan keluarga, 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK) dan menjadi orang tua hebat.

"1.000 HPK merupakan upaya strategis relevan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya keluarga dan pengasuhan tumbuh kembang anak sejak usia dini," kata dia.

M Yani membagi tips ada yang disebut penguatan 8 fungsi keluarga fungsi Aagama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, pembinaan Lingkungan.

Fungsi keluarga ini merupakan landasan untuk mewujudkan generasi mendatang yang memiliki kualitas yang tinggi, berkarakter, dan berakhlak mulia.

"Pendekatan siklus hidup dalam membangun keluarga Kecil, Bahagia, dan Sejahtera merupakan kunci utama dalam menciptakan kualitas keluarga yang sehat, sehingga akan melahirkan generasi emas yang berkualitas" u
Lanjut dia, Presiden Jokowi sering kali menyerukan agar Revolusi Mental harus dimulai dari masing-masing diri, dimulai dengan lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal serta lingkungan kerja dan kemudian meluas menjadi lingkungan kota dan lingkungan negara.

Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat sekaligus wahana pertama dan utama bagi penyemaian karakter bangsa. Keluarga adalah pilar pembangunan bangsa. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama yang mempunyai peranan penting dalam memenuhi kebutuhan asah, asih, dan asuh.

Sigit Priohutomo, Plt Kepala BKKBN menyampaikan, dampak yang sangat dirasakan anak seperti atau seolah-oleh menjadi 'masing-masing' atau 'sendiri-sendiri'

"Dan bahkan tidak dapat bekerja sama dalam kelompok, yang terjadi adalah menonjolkan Indivudualistis dan egoisnya masing-masing," ujar dia

Hal ini tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila yang mengajarkan dan memberikan pembelajaran untuk saling bertegur sapa, bekerja sama, bergotong-royong, tenggang rasa dan lain-lain.

Ketika zaman berubah maka tantangannya pun berubah, baik itu tantangan untuk bertahan hidup, tantangan dalam pergaulan, tantangan dalam menuntut ilmu, tantangan cara berkomunikasi dengan anak dan tantangan-tantangan lainnya, sehingga dibutuhkan peningkatan pengetahuan bagi orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak sesuai dengan zamannya.

Mengakhiri penutupnya Sigit menyampaikan, harapan semua bisa menjadi orang tua hebat zaman now yang memiliki pemahaman bagaimana menjadi orang tua hebat yang mampu mengasuh anak-anaknya menjadi generasi emas penerus bangsa yang berkualitas dan berkarakter.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved