Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

TEMAS Line Bidik Laba Rp 150 M Tahun ini

Direktur Commercial TEMAS Line Harry Haryanto mengungkapkan, TEMAS Line menargetkan pertumbuhan laba sebesar Rp 150 miliar tahun ini.

Editor: Fernando_Lumowa
Istimewa
PUBLIC EXPOSE - Dirut TEMAS Line Sutikno Khusumo, Direktur Independen, Teddy Arief Setiawan, Direktur Pengelola Faty Khusumo, Direktur Commercial Harry Haryanto dan Direktur Keuangan Ganny Zheng di sela Public Expose - RUPST TEMAS Line, Selasa, (26/6) di Jakarta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Direktur Commercial TEMAS Line Harry Haryanto mengungkapkan, TEMAS Line menargetkan pertumbuhan laba sebesar Rp 150 miliar tahun ini. Sejalan dengan itu, total pendapatan diharapkan naik sebesar 15% dari tahun 2017 dan biaya operasional hingga akhir tahun ini akan ditekan untuk pencapaian laba.

"Kami akan memacu efisiensi untuk menopang pertumbuhan positif tahun ini dengan memaksimalkan sumber daya demi mencapai tujuan bisnis perusahaan," terang Harry.

Sebagai informasi pada RUPS tahun 2018, dalam rangka melakukan reorganisasi pada TEMAS Line telah ditunjuk anggota manajemen baru.

Komposisinya, Harto Khusumo (Komisaris Utama), Alfred Natsir (Komisaris Independen), Theo Lekatompessy (Komisaris Independen), Sutikno Khusumo (Direktur Utama), Faty Khusumo (Direktur Pengelola), Teddy Arief Setiawan (Direktur Independen), Harry Haryanto (Direktur Commercial) dan Ganny Zheng (Direktur Keuangan).

Selanjutnya, Perseroan akan membuka perluasan lini bisnis baru untuk menjadi One Stop Service Shipping Company yang menyediakan solusi layanan transportasi laut khususnya pengiriman barang dalam peti kemas dari hulu ke hilir.

Dengan National Network yang didukung 34 unit armada kapal berkapasitas total 25.785 Teus, Perseroan terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan agar tetap menjadi pemimpin pasar dengan menerapkan safe delivery & On time sechedule yang dimulai pada 2017.

Selain itu penambahan alat penunjang kegiatan usaha berupa 5.600 unit peti kemas juga dilakukan sehingga total peti kemas per 31 Desember 2017 berjumlah 36.270 unit.

Menghadapi tahun mendatang, seiring pemulihan ekonomi global dan domestik, Perseroan optimistis terhadap pertumbuhan kinerja yang telah ditetapkan.

“Kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara maritim, ditambah dengan program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia memberikan peluang yang masih sangat luas untuk mengembangkan industri pelayaran nasional,” ujar Direktur Commercial TEMAS Line Harry Haryanto, Selasa (26/7).

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved