Anabatic Membidik Empat Sektor Fintech
PT Anabatic Technologies Tbk siap memacu bisnis berbasis financial technology atawa fintech. Empat sektor yang menjadi fokus
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - PT Anabatic Technologies Tbk siap memacu bisnis berbasis financial technology atawa fintech. Empat sektor yang menjadi fokus mereka meliputi pembayaran berbasis QR code, remitansi, microfinance dan koperasi serta pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UMKM). Termasuk, jasa konsultasi sistem keamanan.
Dalam lima tahun ke depan, Anabatic berharap pengembangan keempat sektor itu dapat memberikan kontribusi hingga 10% terhadap laba kotor. "Saat ini baru 5%," kata Adriansyah Adnan, Direktur PT Anabatic Technologies Tbk saat dihubungi KONTAN Senin (25/6).
Sumber dana pengembangan bisnis Anabatic berasal dari penawaran umum terbatas (PUT) I sekitar Rp 560 miliar Menurut prospektur di Bursa Efek Indonesia (BEI), mereka merilis 560.001.736.660 obligasi konversi dalam rangka penambahan modal dengan hak memesen efek terlebih dahulu (PMHMETD). Sebanyak 58,93% dana untuk membayar utang.
Sementara 41,07% sisanya untuk pengembangan bisnis. Perinciannya, 20% pengembangan usaha baru, 15,63% pengembangan produk owned software licensed (OSL), 3,56% merger dan akuisisi serta 1,88% ekspansi pasar.
Mengenai rencana merger dan akuisisi, Anabatic belum bersedia berbagi banyak info. Perusahaan berkode saham ATIC di BEI itu beralasan masih dalam pemetaan bisnis.
Sementara target perluasan pasar Anabatic ke Filipina. "Kami menilai pertumbuhan ekonomi Filipina menjanjikan serta kesamaan demografi, kondisi ekonomi dan ekosistem bisnis dengan Indonesia," terang Adriansyah.
Sejauh ini Anabatic banyak melayani perusahaan sektor keuangan. Klien besar mereka seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bukopin, Bank Central Asia dan Prudential Life Insurance. (Sugeng Adji)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ihsg_20180329_150444.jpg)