Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Inilah Kisah Soekarno, Presiden Pertama RI, dari Perjalanan Hidup hingga Penghargaan Diraihnya

Presiden pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno menorehkan cerita dan rekam jejak penting dalam perjalanan Indonesia.

Editor: Aldi Ponge
KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMO dan Dok. Kompas Gramedia
Ir Soekarno 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno menorehkan cerita dan rekam jejak penting dalam perjalanan Indonesia.

Bersama Mohammad Hatta, Soekarno memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Keduanya dikenal sebagai Bapak Proklamator.

Perannya dalam masa pergerakan nasional membuat Belanda gusar.

Soekarno pun harus mengalami dipindah dari satu penjara ke penjara lainnya. Sikap kritis Soekarno membuat ia diasingkan ke berbeagai daerah.

Soekarno kecil terlahir dengan nama Kusno. Kemudian, ayahnya mengganti nama Kusno menjadi Soekarno karena kondisinya sakit-sakitan pada usia sekitar 11 tahun.

Baca: Kisah Cinta Soekarno dan 9 Istrinya, Ada Pramugari hingga Tetap Perawan

Perjalanan Soekarno

Pada 1915, Soekarno masuk Hogere Burger School (HBS) di Surabaya.

Selama di Surabaya, ia menetap di rumah H.O.S Cokroaminoto. Di sini, wawasan dan jiwa kepemimpinannya menjadi terasah.

Di HBS, Soekarno aktif dalam organisasi Tri Koro Dharmo.

 Soekarno, Presiden Pertama RI

Pada Juli 1921, Soekarno lulus dari HBS dan melanjutkan ke Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) di Bandung dengan mengambil jurusan Teknik Sipil. 

Saat kuliah, Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI).

Melalui PNI, suara dan pergerakan Soekarno tercium oleh Belanda dan dianggap radikal.

Ia ditangkap dan dimasukkan ke Penjara Banceuy pada 29 Desember 1929. Setelah itu, dia dipindahkan ke Penjara Sukamiskin.

Baca: Bung Hatta Surati Anak Soekarno, Isinya Wasiat Amat Penting Bagi Masa Depan Indonesia

Pada 1932, Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo). Ia masih dianggap terlalu berbahaya, sehingga akhirnya ditangkap dan diasingkan ke Ende, Flores.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved