Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

(VIDEO) Rudapaksa Bocah 7 Tahun hingga Tewas, Seorang Kakek di Sumatera Utara Ditembak Polisi

Tersangka pemerkosaan dan pembunuhan bocah tujuh tahun berinisial RB diringkus Team Scorpion Jatanras Polres Sergai bersama personel Polsek Kutarih.

Tayang:
Editor: Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tersangka pemerkosaan dan pembunuhan bocah tujuh tahun berinisial RB diringkus Team Scorpion Jatanras Polres Sergai bersama personel Polsek Kutarih hanya dalam kurun waktu empat jam.

Tersangka adalah Salomo Barus (53), warga Dusun I, Desa Pama, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.

"Setelah kita lakukan penyelidikan, ahirnya kita mengetahui identitas tersangka dan langsung mengejar pelaku," ungkap Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kasat Reskrim AKP Alexander Piliang, Jumat (8/7/2018).

Petugas kepolisian harus melakukan tindakan tegas dan terukur dikarenakan tersangka coba melakukan perlawanan saat diringkus petugas.

"Kedua kaki tersangka ini ditembak setelah coba melakukan perlawanan saat kita amankan," terang Alex.

Dikatakan Alex, aksi pemerkosaan itu sudah dua kali dilakukan oleh tersangka, di mana sebelumnya aksi itu ia lakukan pada bulan Mei 2018 lalu. "Ini yang kedua kalinya, saat beraksi tersangka memberikan uang kepada korban sebesar Rp 20 ribu," katanya.

Namun pada pemerkosaan kedua, korban melawan sehingga membuat tersangka emosi dan langsung mencekik leher korban hingga meninggal dunia.

Sementara itu, Salomo Barus mengatakan kalau dirinya sudah bercerai dengan istrinya lima tahun lalu. Dari pernikahanya itu, ia juga tidak memiliki anak.

"Aku pun gak tahu kenapa bisa begini pak, dia melawan makanya aku mencekik lehernya hingga dia tewas," kata pria berusia lebih setengah abad ini.

Sadar kalau saat itu korban tewas, tersangka kemudian menyeret jenazah korban sejauh 500 meter dari lokasi pemerkosaan di perladangan Dusun 1, Desa Pamah, Kecamatan Silinda.

"Setelah itu mayatnya kuseret sejauh 500 meter dan kuletakkan di semak-semak kututup dengan daun keladi, kemudian aku pergi," katanya.

DIberitakan sebelumnya, seorang bocah perempuan berinisial RB (7) diduga menjadi korban permerkosaan kemudian dibunuh.

Mayatnya ditemukan di jurang sekitar 300 meter dari kediamannya di Desa Pamah, Kecamatan Silinda, Serdangbedagai, Jumat (8/6/2018) pagi.

Berdasarkan informasi yang didaparkan Tribun-Medan.com dari polisi, jasad RB ditemukan dalam posisi miring dan ditutupi daun pisang. Pada bagian lehernya ada luka memar.

"Dia korban pembunuhan, karena ada bekas cekikan dan ada luka di kemaluannya," kata Kasat Reskrim Polres Serdangbedagai, AKP Alexander Piliang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved