Jika Bukan Karena Ayah Camilla, Pangen Charles Mungkin Tak Akan Menikah dengan Putri Diana, Mengapa?
Pada 29 Juli 1981, Pangeran Charles menikahi Lady DianaSpencer dengan disaksikan 750 juta orang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pada 29 Juli 1981, Pangeran Charles menikahi Lady DianaSpencer dengan disaksikan 750 juta orang.
Buah dari pernikahan tersebut, mereka memiliki dua putra yang tampan, Pangeran Harry dan Pangeran William.
Namun, pernikahan yang bertahan hanya 11 tahun tersebut, berjalan penuh skandal dan akhirnya bubar pada tahun 1996.
Hingga kemudian pada tahun 1997, Putri Diana meninggal dalam sebuah kecelakaan yang mengenaskan.
Mungkin pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana bisa saja tak pernah terjadi, jika tak ada campur tangan ayah Camilla Parker Bowles.
Camilla dan Pangeran Charles sebelumnya adalah pasangan kekasih.
Sejak tahun 1972, Pangean Charles dan Camilla telah menghabiskan waktu bersama-sama.
Saat itu kekasih Camilla, Andrew Parker Bowles telah meninggalkan negaranya.
Camilla dan Pangeran Charles menjalin hubungan romantis dan saling nyaman satu sama lain.
Saat Pangeran Charles berumur 24 tahun, ia ragu untuk melamar Camilla karena merasa masih mudah dan mempertimbangkan syarat kerajaan.
Hingga pada awal tahun 1973, Pangeran Charles berlayar ke Karibia bersama angkatan laut di mana pada saat itu mantan kekasih Camilla, Andrew Parker pulang ke London.
Ketika tahu Andrew pulang, ayah Camilla bersama kakaknya Andrew bersekongkol untuk membuat Camilla dan Andrew menikah.
Mereka melaporkan pada The Times, Camilla dan Andrew telah bertunangan dan akan segera menikah.
Dengan menerbitkan pemberitaan pertunangan yang tidak benar, ayah Camilla mungkin telah mengubah jalannya sejarah.
Ketika Charles kembali ke pelabuhan beberapa hari kemudian, dia mendengar berita tentang pertunangan Camilla dan sangat terkejut.