Selang 2001-2017, Swara Parangpuan Tangani 561 Kasus

Selang tahun 2001 hingga 2017, Lembaga Swadaya Masyarakat Swara Parangpuan telah menangani 561 kasus.

Selang 2001-2017, Swara Parangpuan Tangani 561 Kasus
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Perayaan 20 tahun perjalanan Swara Parangpuan di Festival Kuliner Ramadan Megamas berlangsung sederhana 

Laporan WartWan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Selang tahun 2001 hingga 2017, Lembaga Swadaya Masyarakat Swara Parangpuan telah menangani 561 kasus.

Kasus kekerasan seksual tertinggi dengan jumlah kasus 204, menyusul kekerasan fisik 136, kekerasan psikis 123 kasus, trafficking 73 kasus dan penelantaran rumah tangga ada 25 kasus.

"Lokasi pendampingan ada di Manado, Minut, Minsel, Minahasa, Bitung, Mitra, Bolmong, Boltim, Kotamobagu hingga Bolmut," ujar Direktur Swara Parangpuan, Lily Djenaan yang juga pendiri, Kamis (7/6).

Dalam lima tahun terakhir, ada 242 kasus. 45 kasus proses hukum, putusan tertinggi 14 tahun kasus kekerasan anak serta putusan terendah dua tahin kasus kekerasan anak dan 20 putusan cerai.

Perayaan 20 tahun perjalanan Swara Parangpuan di Festival Kuliner Ramadan Megamas berlangsung sederhana namun meriah.

Hadir pula pendiri Vivi George, Koordinator Program Mun Djenaan, Koordinator Pendampingan Kasus Nurhayati Suratiyono, Koordinator Publikasi dan Kampanye Ismail Husen dan Koordinator Kajian dan Advokasi Kebijakan Nur Hasanah. Serta undangan lainnya

Penulis: Finneke
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved