Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Saham Blue Chip Direkomendasi Jelang Libur Panjang

Pada perdagangan Senin (4/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.014, menguat 0,52% atau 31,23 poin.

Editor: Lodie_Tombeg
tribun
Pergerakan saham 


TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pada perdagangan Senin (4/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.014, menguat 0,52% atau 31,23 poin.

Menurut Analis Paramita Alfa Sekuritas William Siregar, Selasa (5/6) pasar akan agak tertekan atau koreksi sesaat, karena arah perkembangan global dalam hal ini termasuk perkembangan inflasi.

Ekspetasinya akan ada kenaikan suku bunga Fed Fund Rate di bulan Juni. IHSG akan support di level 5.918 dan resistance 6.026

"Ada ekspetasi kenaikan suku bunga lagi di bulan Juni, karena the Fed Fund Rate targetnya 3-4 kali untuk kenaikan suku bunga tahun ini," kata William, Senin (4/6).

 
Menurutnya, langkah yang baik untuk investor saat ini ialah kembali mengakumulasi saham-saham yang blue chip yang dihargai di level bottom dan menghentikan strategi diversifikasi di tengah volatilitas pasar yang tinggi saat ini.

"Mengefisiensi portofolio dan membeli saham blue chip di level harga terendah adalah strategi yang bagus untuk saat ini," tambah William.

IHSG
IHSG (tribunnews)

IHSG tembus 6.000, ada potensi profit taking

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Senin (4/6) menguat 0,52% menjadi 6,014.82. IHSG menguat setelah dua hari turun pada perdagangan sebelumnya.

Analis Paramitra Alfa Sekuritas, William Siregar menilai bahwa penguatan IHSG disebabkan oleh inflasi bulan Mei yang cenderung stabil.

Dia mengatakan, Selasa (5/6) IHSG akan cenderung koreksi sesaat dengan level support 5.918 dan resistance 6.026.

William menambahkan, para pelaku pasar akan melakukan taking profit sementara. "Pelaku pasar di bulan Juni mulai mencermati arah kebijakan The Fed yang akan melaksanakan rapat FOMC pada minggu kedua ini, ekspektasinya The Fed akan menaikkan suku bunga." kata dia , Senin (4/6).

Sementara itu, analis Semesta Indovest, Aditya Perdana Putra memprediksi bahwa besok IHSG akan bergerak dengan level support 5.960 dan resistance 6.080. *

 
 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved