Harga BBM Shell Naik Rp 200-Rp 300 per Liter
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui kenaikan harga BBM yang dijual oleh Shell.
TRIBUNMANA.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui kenaikan harga BBM yang dijual oleh Shell.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto mengatakan dirinya telah menandatangani persetujuan kenaikan harga BBM yang dijual di SPBU Shell pada Kamis (31/5) lalu.
Namun pemerintah tidak menyetujui besaran kenaikan harga BBM umum yang diusulkan oleh Shell.
Menurut Djoko besaran kenaikan harga BBM yang diusulkan oleh Shell terlalu tinggi.
Pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM yang dijual di SPBU Shell hanya sebesar Rp 200-Rp 300 per liter.
"Tergantung jenisnya, kan macam-macam. Rata-rata Rp 200-Rp 300 per liter," jelas Djoko Senin (4/6).
Dengan keputusan pemerintah ini, Shell berarti hanya boleh menaikan harga BBM sebesar Rp 200 per liter atau Rp 300 per liter.
Shell sebelumnya mengusulkan kenaikan harga melalui surat yang dikirimkan ke Kementerian ESDM pada 24 Mei 2018 lalu.
Dalam surat tersebut, Shell mengusulkan kenaikan harga jual eceran BBM Umum sebesar Rp 500 per liter untuk jenis BBM Super dan Reguler.
Shell, Total hingga AKR segera naikkan harga BBM
Langkah Shell untuk menaikkan harga BBM ternyata diikuti langsung oleh Total dan PT AKR Corporindo. Total Oil dalam suratnya kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) per 21 Mei 2018 mengajukan usulan perubahan harga BBM untuk periode Juni 2018.
Total Oil mengusulkan perubahan harga BBM per 1 Juni 2018 untuk jenis Performance 92 di area Jakarta-Bekasi Tangerang menjadi Rp 9.500-9.600 per liter, wilayah Bogor Rp 9.600 per liter, dan wilayah Bandung Rp 9.650 per liter.
Untuk harga Performance 90 di wilayah Jakarta-Bekasi-Tangerang, Shell mengusulkan harganya menjadi Rp 8.500 per liter dan wilayah Bandung akan dipatok seharga Rp 8.600 per liter.
Total juga mengajukan perubahan untuk Performance Diesel di wilayah Jakarta-Bekasi-Tangerang menjadi sebesar Rp 10.750-Rp 10.800 per liter.
Wilayah Bogor seharga Rp 10.800 per liter, dan wilayah Bandung seharga Rp 10.900 per liter.
Selain Total Oil, AKR Corporindo juga ternyata telah mengajukan usulan perubahan harga BBM kepada Menteri ESDM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/spbu_20180604_170022.jpg)