Ada Tembakan Dekat Area Maraton di California: Ribuan Atlet Diamankan
Seorang perempuan melepaskan tembakan di tengah kota San Diego, dekat dengan ribuan orang yang berpartisipasi pada maraton California
Pornografi Disebut Penyebab Maraknya Aksi Penembakan di Sekolah AS
Seorang anggota Kongres Amerika Serikat (AS) menyebut pornografi sebagai salah satu penyebab maraknya aksi penembakan yang terjadi di sekolah.
Anggota kongres asal Tennessee, Diane Black, berbicara dalam pertemuan pendeta setempat, seperti dilansir HuffPost via CNN Rabu (30/5/2018).
Politisi Partai Republik itu berkata, pornografi yang marak dijual di rak toko-toko setempat berkontribusi terhadap aksi penembakan.
"Saya rasa pornografi menjadi akar masalah terbesar. Sering saya melihat anak-anak yang punya penyakit kejiwaan berada di tempat itu," bebernya.
Namun, HuffPost memberitakan, Black tidak menjelaskan dengan lebih rinci apa hubungan antara pornografi dengan aksi penembakan.
Selain pornografi, Black juga menyebut kemunduran pola asuh keluarga dan film-film berbau kekerasan juga turut memberi andil.
Juru bicara Black, Chris Hartline berujar, pesan yang disampaikan bakal calon gubernur Tennessee itu sudah jelas.
"Diane percaya kemerosotan nilai sosial yang ada di masyarakat dan keluarga berperan secara signifikan dalam kekerasan bersenjata," beber Hartline.
Pidato Black itu langsung menuai kecaman dari pendiri organisasi Moms Demand Action, Shannon Watts.
"Terlepas dari data yang disampaikannya, Diane Black lebih memilih untuk menyalahkan toko kelontong alih-alih majalah yang memuji adanya senjata," kata Watts.
Pada 2018 ini, dilaporkan terdapat 23 penembakan yang terjadi di sekolah Negeri "Paman Sam" tersebut.
Penembakan terakhir dilaporkan terjadi di SMP Noblesville, Indiana, Jumat pekan lalu (25/5/2018), dan melukai dua orang. *
Artikel ini sudah dimuat di kompas.com judul: Pornografi Disebut Penyebab Maraknya Aksi Penembakan di Sekolah AS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penembakan_20180203_183246.jpg)