Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

WAH! Jokowi Bocorkan Tips Agar Cepat Kaya

Karena menjadi kaya dianggap oleh banyak orang menjadi bahagia hidupnya. Presiden RI, Jokowi memberikan tips cepat kaya.

Editor:
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan sambutan saat pembukaan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Pemeran yang akan berlangsung hingga 29 April 2018 itu diikuti pelaku industri otomotif Tanah Air dengan menampilkan produk unggulan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Semua orang pasti punya keinginan supaya cepat kaya.

Karena menjadi kaya dianggap oleh banyak orang menjadi bahagia hidupnya. 

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memberikan tips agar cepat kaya.

Caranya adalah dengan menjual racun kalajengking.

Kalajengking.(Shutterstock)
Kalajengking.(Shutterstock) ()

Menurut Jokowi, harga racun kalajengking lebih mahal dibanding harga emas.

 Pernyataan Jokowi tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

"Sekarang saya mau bertanya, apa komoditas yang paling mahal di dunia, pasti banyak yang menjawab emas. Bukan emas," kata Jokowi.

"Ada fakta yang menarik yang saya dapat dari informasi yang saya baca."

"Komoditas yang paling mahal di dunia sekarang ini adalah racun dari scorpion, racun dari kalajengking."

"Harganya 10,5 juta USD (dolar Amerika Serikat) per liter, artinya berapa, 145 milyar pe liter."

"Jadi Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Wali Kota, kalau mau kaya, cari racun kalajengking," kata Jokowi disambut tawa hadirin.

Manfaat racun kalajengking

Diketahui, racun kalajengking memang mahal harganya.

Harga mahal tersebut sebanding dengan manfaat yang dihasilkan oleh racun yang mematikan sekaligus menyembuhkan tersebut.

Sains membuktikan bahwa acun kalajengking memiliki khasiat tinggi dalam ilmu pengobatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved