Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sering Ganti Pasangan, Badan Pria ini Jadi Berlubang Ternyata Terkena Penyakit ini

Seperti yang dirasakan pria berusia 38 tahun ini yang menderita penyakit mengerikan karena sering bergonta-ganti pasangan.

Editor:
stomp
Pria berusia 38 tahun ini yang menderita penyakit kelamin sipilis karena sering bergonta-ganti pasangan. Tepatnya empat wanita dalam setahun 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hati-hati jika sering gonta-ganti pasangan seksual karena resiko tertular penyakit akan semakin besar.

Seperti yang dirasakan pria berusia 38 tahun ini yang menderita penyakit kelamin sipilis karena sering bergonta-ganti pasangan.

Tepatnya empat wanita dalam setahun.

Dilansir Stomp, pria tersebut diuduga melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan pengaman.

Dan hal itu tentu saja membuat resiko penularan penyakit kelamin lebih besar.

Sementara itu, tubuh pria tersebut juga ditumbuhi dengan luka bernanah berlubang tak hanya satu tapi puluhan lubang yang sangat mengerikan.

Disebutkan kalau sejumlah luka berlubang tersebut mulai tumbuh disekujur tubuhnya sejak dua minggu terakhir.

Sementara itu, Penyakit sipilis merupakan sejenis penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri spirochaeta pallida yang sekarang lazim disebut treponema pallidum.

Bakteri ini berbentuk spiral berwarna putih dan lekas mati diluar tubuh manusia.

Penularannya sebagaian besar terjadi melalui hubungan seksual secara langsung.

Penyebab Penyakit Sipilis Penyakit Sipilis merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum.

Penyakit ini bisa menular melalui hubungan seksual, baik vaginal, rektum, anal, maupun oral.

Sipilis tidak menular melalui peralatan makan, tempat dudukan toilet, knop pintu, kolam renang, dan tukar-menukar pakaian.

Gejala penyakit Raja Singa (Sipilis) berlangsung 3-4 minggu, kadang-kadang sampai 13 minggu.

Kemudian timbul benjolan di sekitar alat kelamin.

Kadang-kadang disertai pusing-pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati.

Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah hubungan seks.

Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dan seringkali penderita tidak memperhatikan hal ini.

APA ITU RAJA SINGA

Sifilis adalah penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh kuman yang bernama Treponema pallidum.

Syphilis dapat berbahaya jika tidak diobati, terdapat 3 stadium sifilis.

Penyakit ini menyebar dengan cara hubungan seksual atau dari ibu ke janin.

Tidak perlu hubungan intim untuk tertular sifilis, bersentuhan dengan mulut, kemaluan, anus yang terinfeksi dapat memberikan paparan sifilis.

Faktor yang mempermudah anda terkena sifilis antara lain berhubungan intim tidak dengan kondom.

Lebih sering pada pria dengan pria, memiliki partner hubungan intim lebih dari satu, atau partner anda yang memiliki lebih dari satu pasangan.

Gejala penyakit ini awalnya dapat ditemukan luka seperti sariawan pada kemaluan yang tidak nyeri.

Karena tidak nyeri, penderita biasanya tidak berobat.

Pada stadium dua didapatkan bercak di kulit telapak kaki dan tangan, pembesaran kelenjar, dan demam, selanjutnya sifilis bisa mengalami fase latent dimana tidak ada gejala sama sekali.

Sifilis 2
Sifilis 2 (Istimewa)

Sifilis dapat sampai mengenai organ jantung dan otak.

Satu-satunya cara untuk menghindari infeksi menular seksual adalah dengan tidak berhubungan badan, atau jika anda sangat aktif, dapat menggunakan pelindung kondom, dan menerapkan monogami.

Semua ibu hamil wajib memeriksakan sifilis, selain itu kalangan gay, HIV, dan pasangan sifilis disarankan memeriksakan sifilis secara berkala.

Ibu hamil dapat menularkan sifilis ke janin, hal ini dapat menyebabkan berat bayi lahir rendah, bayi prematur, dan lahir mati.

Oleh karenanya tiap wanita hamil wajib diperiksa sifilis, dan jika positif akan segera diberikan pengobatan.

Sifilis dapat diobati, tetapi kerusakan yang telah disebabkan sifilis bersifat permanen.

Pengobatan sifilis dengan menggunakan injeksi antibiotik golongan penisilin.

Setelah diobati pun sifilis masih dapat menginfeksi ulang kembali. (*)

Oleh: dr. I Made Setiadji

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved