Rabu, 13 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terjadi Lagi, Penangkapan Yaki Spesies Endemik Sulawesi Utara yang Terancam Punah

Monyet Hitam yang biasa juga disebut Yaki (Wolai) yang memiliki nama latin Macaca Nigra ini merupakan satwa Endemik Sulawesi Utara.

Tayang:
Penulis: | Editor:
Pinterest
Monyet hitam Sulawesi (Macaca Nigra) atau yang biasa disebut Yaki 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dunia konservasi kembali berduka.

Salah satu satwa yang statusnya terancam punah di bunuh oleh manusia.

Peristiwa tersebut bahkan dia abadikan melalui postingan media sosial Facebook.

Postingannya kemudian di screenshoot salah satu Non Goverment Organization (NGO) yang fokus pada konservasi,penelitian,dan akademik Macaca Nigra Project yang berlokasi di hutan cagar alam Tangkoko.

Dalam postingan tersebut terlihat 2 orang yang sedang memegang monyet hitam Sulawesi Utara.

Monyet Hitam yang biasa juga disebut Yaki (Wolai) yang memiliki nama latin Macaca Nigra ini merupakan satwa Endemik Sulawesi Utara.

Monyet hitam Sulawesi (Macaca Nigra) atau biasa disebut Yaki
Monyet hitam Sulawesi (Macaca Nigra) atau biasa disebut Yaki (Net)

Dan IUCN telah menetapkan satwa ini dengan status Critically Endangered (terancam punah).

Critically Endangered
Critically Endangered (IUCN)
IUCN red list, Macaca Nigra
IUCN red list, Macaca Nigra (IUCN)

Tak hanya itu, satwa ini juga dilindungi oleh Undang-undang.

Dan membunuh satwa ini bisa dijerat dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi dan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Undang-undang tersebut, khususnya pada Pasal 21 ayat 2, menyatakan larangan bagi setiap orang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Larangan itu disertai dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 100 juta sebagaimana diatur pada Pasal 40.

Meski begitu, hal seperti ini memang masih terjadi.

Dalam postingannya, halaman Facebook Macaca Nigra Project memuat foto hasil screen shoot dan menyertakan caption:

Kami baru saja menerima ini. Orang-orang di posting mengakui bahwa hewan itu dilindungi, tetapi mereka tidak peduli... Untungnya seorang hewan / lingkungan teman marah tentang hal itu dan melaporkan kasus tersebut... tetap saja, kita tidak keluar untuk berburu Pria pribadi, jadi Kami telah menutupi nama-nama dan membuat wajah-wajah yang tidak dikenali dalam kiriman ini.

Berikut postingannya:

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved