Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kisah Mahasiswa Duduki Gedung DPR 1998: Perjuangan Dimulai dari Kampus Trisakti

Pertengahan Mei 1998, gelombang aksi mahasiswa yang menuntut Presiden Soeharto mundur dari jabatannya

Editor: Lodie_Tombeg
(KOMPAS/EDDY HASBY)
Mahasiswa menduduki Gedung MPR/DPR, menuntut Presiden Soeharto mundur dari jabatannya. Foto diambil pada 19 Mei 2008, dua hari sebelum Soeharto mengumumkan pengunduran diri pada 21 Mei 1998. 

Begitu gerbang dibuka sedikit, langsung ditarik oleh teman-teman dari kanan dan kiri. Akhirnya ribuan orang masuk," tuturnya.

Peristiwa itu kemudian diberitakan oleh berbagai media massa nasional. Kabar mahasiswa berhasil menduduki gedung DPR tersebar ke berbagai organisasi.

Semakin sore, jumlah mahasiwa yang datang ke gedung DPR semakin banyak. Mereka memutuskan untuk bertahan di gedung DPR selama empat hari hingga Soeharto menyatakan berhenti sebagai presiden pada 21 Mei 1998.

Savic mengaku tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat itu. Ia menilai Soeharto mundur terlalu cepat.

Pasalnya, aksi demonstrasi mahasiswa yang terjadi sejak 1970-an tidak berhasil menjatuhkan sosok pemimpin yang berjuluk "The Smiling General" itu.

Sementara, Soeharto menyatakan mundur setelah ribuan mahasiwa menguasai gedung DPR hanya dalam beberapa hari.

"Saya tidak mengira Soeharto akan mundur secepat itu, DPR diduduki mahasiswa hanya dalam empat hari. Karena sebelumnya sudah banyak aksi yang menuntut Soeharto mundur tapi gagal," ucap Savic. *

Artikel ini telah dimuat di kompas.com dengan judul: Cerita di Balik Aksi Mahasiswa Kuasai Gedung DPR Saat Reformasi 1998

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved