Breaking News
Jumat, 29 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

5 Pelatih Muda yang Mampu Mencuri Perhatian di Liga Top Eropa Musim 2017-2018

Lima pelatih muda ini mampu mencuri perhatian di lima liga papan atas Eropa musim ini.Lima liga papan atas Eropa

Tayang:
Editor: Aswin_Lumintang
AFP
Ekspresi Niko Kovac dalam partai Liga Jerman antara Eintracht Frankfurt lawan Hannover, 14 Oktober 2017. 

Adik kandung Fillipo Inzaghi tersebut membuka musim ini dengan mampu membuat Lazio mengalahkan Juventus di ajang Piala Super Italia.

Setelah itu Elang Ibu Kota hampir dibawa pria 42 tahun ini lolos ke Liga Champions musim depan.

Namun sayang, pada laga terakhir Lazio harus kalah 2-3 dari Inter Milan pada laga terakhir.

Simone kini gencar dikabarkan menjadi target beberapa klub besar musim depan.

(Baca Juga: Resmi, Asia Tenggara Punya Wakil di Premier League Musim Depan!)

2. Sean Dyche (48 tahun/Burnley)

Ekspresi Manajer Burnley, Sean Dyche, dalam pertandingan Liga Inggris 2017-2018 menghadapi Arsenal di Stadion Turf Moor, Burnley, Inggris, pada 26 November 2017.
Ekspresi Manajer Burnley, Sean Dyche, dalam pertandingan Liga Inggris 2017-2018 menghadapi Arsenal di Stadion Turf Moor, Burnley, Inggris, pada 26 November 2017. (AFP)

Ekspresi Manajer Burnley, Sean Dyche, dalam pertandingan Liga Inggris 2017-2018 menghadapi Arsenal di Stadion Turf Moor, Burnley, Inggris, pada 26 November 2017.PAUL ELLIS / AFP
 

Pelatih asal Inggris ini mampu menjadi salah satu fenomena di Liga Inggris usai membawa Burnley berada di peringkat ketujuh pada klasemen akhir Liga Inggris.

Keberhasilan Sean Dyche bersama The Clarets menembus zona kompetisi Eropa terbilang mengejutkan jika melihat skuat Burnley.

Namun pelatih berjuluk Jose Mourinho pirang ini mampu mengoptimalkan para pemain yang sebelumnya hanya bemain di klub semenjana macam James Tarkowski, Nick Pope dan Mattew Lowton menjadi andalan utama Burnley di Liga Inggris.

1.Niko Kovac (46 tahun/Entraicht Frankfurt)

Ekspresi pelatih Eintracht Frankfurt, Niko Kovac, dalam pertandingan Liga Jerman 2017-2018 menghadapi Borussia Dortmund di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, pada 11 Maret 2018.PATRICK STOLLARZ / AFP
 

Ekspresi pelatih Eintracht Frankfurt, Niko Kovac, dalam pertandingan Liga Jerman 2017-2018 menghadapi Borussia Dortmund di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, pada 11 Maret 2018.
Ekspresi pelatih Eintracht Frankfurt, Niko Kovac, dalam pertandingan Liga Jerman 2017-2018 menghadapi Borussia Dortmund di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, pada 11 Maret 2018. (AFP)

Pelatih asal Kroasia ini memulai petualangannya di Liga Jerman bersama Entraicht Frankfurt pada akhir musim 2015-2016 saat menggantikan Armin Veh yang dipecat.

Setelah dua musim hanya mampu membawa Entraicht Frankfurt berkutat dari lolos jerat degradasi dan papan tengah, musim ini peruntungan Niko Kovac lebih baik.

Musim ini, dengan skuat yang lebih baik dari dua musim sebelumnya, Niko Kovac mampu membawa Entraicht Frankfurt berada di peringkat ke-8 Liga Jerman.

Selain itu gelar Piala Jerman juga mampu diraih Kevin Prince Boateng dkk usai mengalahkan Bayern Muenchen 3-1 di Final.

Torehan apik Niko Kovac musim ini sukses membawanya menduduki posisi pelatih tim raksasa Jerman, Bayern Muenchen musim depan.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved