Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

5 Tempat di Manado Ini Dipercaya Angker, Nyawa Bisa Jadi Taruhannya, Berani Uji Nyali di Sini?

Jalan dua arah ini akan dilalui pertama kali oleh para pengunjung dari luar daerah yang datang menggunakan pesawat turun di Bandara Sam Ratulangi.

Penulis: | Editor:
Tribun Manado
Kolose 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setiap daerah pasti memiliki tempat yang dikeramatkan atau tempat yang angker, entah itu mitos atau fakta tapi hal itu selalu menarik di telinga masyarakat.

Dunia lain seakan hanya sebatas tembok dengan dunia Manusia, bisikan dan cerita tentang mahkluk kasat mata masih jelas kita dengar. 

Seperti di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan sekitarnya terdapat beberapa tempat yang dikenal angker. Dari mitos yang di percaya warga tempat tersebut tidak bisa sembarangan, jika lalai nyawa bisa melayang, berikut ini tempatnya:

1. Jalan AA Maramis

Jalan dua arah ini akan dilalui pertama kali oleh para pengunjung dari luar daerah yang datang menggunakan pesawat turun di Bandara Sam Ratulangi.

Dari Bandara Sam Ratulangi untuk ke pusat Kota harus melintasi jalan ini.

Kendaraan yang melintas di jalur ini juga kebanyakan berkecepatan tinggi terlebih di atas Pukul 22.00 Wita.

Jalan ini dikenal angker sebab hampir setiap bulan selalu ada karangan bunga di pinggiran jalan pertanda ada yang meninggal karena kecelakaan.

Pengendara yang sering melintasi jalur tersebut saat tengah malam mengaku sering melihat hal aneh berada di pinggiran jalan.

Bahkan ada seorang sopir pernah berbagi kisah bahwa ia sempat melihat sesuatu yang aneh melintas depan mobil, hal itu hampir membuatnya kecelakaan.

Pengendara roda dua melawan arah di ruas jalan AA Maramis, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/4/2018).
Pengendara roda dua melawan arah di ruas jalan AA Maramis, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/4/2018). (TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO)

2. Patung Menari

Tempat yang dikenal angker juga ada di pusat perkotaan Manado.

Salah satunya patung sepasang pria dan wanita yang memperagakan tarian Maengket di Taman Budaya Sulut di Jalan Maengket No 31.

Sering warga yang melintasi lokasih tersebut mengaku melihat dua patung itu bergerak layaknya manusia. 

Ada yang meyakini hal tersebut ada juga yang menganggap cerita itu hanya omong kosong sebagian orang.

Patung di taman Budaya
Patung di taman Budaya (TRIBUN MANADO)

3. Jalan Ring Road

Tak jauh berbeda dengan Jalan AA Maramis, di jalan Ring Road Manado juga rawan kecelakaan, akses dua jalur membuat kendaraan jarang melambatkan kecepatan.

Beberapa kecelakaan besar pernah terjadi di jalan tersebut.

Sopir yang biasa melintasi jalur tersebut banyak mengaku sering diganggu mahkluk halus.

Seperti suara teriakan dalam mobil yang tak ada penumpang dalam keadaan melaju.

Terowongan di jalan tersebut juga lebih memperjelas suasana angker saat melintasi jalan tersebut tengah malam.

Baca: Ini Kisah Mistis Ring Road Manado

Kecelakaan di Jalan Ring Road
Kecelakaan di Jalan Ring Road (foto istimewa/RONALD GINTING)

4. Pos 2 Gunug Klabat

Bagi yang pertama kali mendaki Gunung Klabat pasti akan heran saat melintasi Pos 2.

Beberapa sudut pada Pos dua yang menjadi tempat singga itu memiliki kesan angker yang sangat kuat.

Batu besar serta topi koboy yang penuh lumut diyakini ada sejak lama.

Beberapa pendaki mengaku ada yang sering memberikan sesajen di Pos 2, dengan keyakinan pendakian aman.

Ada juga yang mengaku sering mengalami kejadian aneh di Pos tersebut, dari headlamp mati tiba-tiba saat malam hari sampai suara minta tolong sering terdengar dan sosok tanpa wajah. 

Baca: Kisah Angker Pos 2 Gunung Klabat Sulut, Headlamp Mendadak Mati Hingga Sosok Tanpa Wajah

KISAH MISTIS POS DUA GUNUNG KLABAT
KISAH MISTIS POS DUA GUNUNG KLABAT (TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL)

5. Manado Beach Hotel

Manado Beach Hotel (MBH) di Desa Mokupa Kecamatan Tombariri,  yang diresmikan Presiden Soeharto pada tanggal 11 September 1991 merupakan hotel bintang pertama di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Namun, dua puluh dua tahun kemudian kondisinya bisa dilukiskan dengan tiga kata berikut ini kusam, kumuh dan angker

Hotel itu sampai saat ini tidak terurus. Keangkerannya juga tidak usah diragukan, sebab tempat itu menjadi lokasih uji nyali.

Warga sekitar mengaku saat malam hari sering terdengar suara banyak orang dalam hotel.

Suasana itu biasa terdengar saat hotel masih beroperasi, tapi sekrang warga yakin itu mahkluk halus. 

Bagi yang bernyali tebal bisa melihat secara langsung kondisi hotel yang masih lengkap, mulai dari pernak pernik sampai isi dalam kamar.

Tapi hati-hati ada kepercayaan, saat berada dalam hotel itu anda akan sulit keluar jika dalam keadaan panik atau takut sehingga bisa nyawa jadi taruhannya. 

Dikutip dari akun Fanpage MYSTERY HISTORY MANADO

"3 kata untuk MBH yaitu kusam, kumuh, angker. MBH (Manado Beach Hotel) yang merupakan hotel berbintang pertama di Sulut, setelah dua puluh lima tahun kemudian kondisinya bisa dilukiskan dengan tiga kata tadi yaitu kusam, kumuh dan angker.

Salah satu warga mengatakan, "Dulu, hotel MBH begitu megah, tapi seiring waktu berlalu kondisinya begitu kotor dan tidak terurus. Kami sebagai warga tentunya sangat prihatin melihat bangunan MBH yang kini tidak lagi menggambarkan sebuah hotel, tapi mirip rumah kosong yang ditinggal penghuninya untuk pergi jauh. Jika diibaratkan, seperti rumah hantu."

Jika anda menyusuri semua bagian hotel, mulai dari lobby hingga ke kamarhotel. Kondisi lobby hotel kusam dan kumuh. Seluruh bagian atap hotelmengalami kerusakan. Dinding hotel berlumut. Saat memasuki ruangan dalam langsung disambut sarang laba-laba dan debu yang menempel di dinding dan lantai keramik.

Lorong di dalam hotel gelap dan tercium aroma tak sedap. Di setiap kamarhotel sudah tidak ada perabotan satu pun. Yang terlihat hanya cermin besar ukuran 1 x 2 meter yang menempel pada dinding kamar. Aroma kelembaban, pengap dan hawa agak dingin sangat terasa di bagian lantai bawah hotel. Beberapa kaca yang terdapat dalam ruangan tersebut pecah berserakan di lantai. Ada beberapa ruangan yang tidak bisa dimasuki karena untuk ke ruangan tersebut harus menggunakan kunci dan ruangan yang lain gelap gulita hingga menghadirkan kesan angker. Keangkeran MBH pun diakui warga setempat.

"Waktu jaya-jayanya dulu hotel ini dipenuhi para tamu. Tapi semua itu tinggal kenangan," kata salah seorang warga. Menurutnya, sering kali mendengarkan suara aneh dari dalam hotel yang membuat bulu kuduk berdiri.

"Saya sudah sering kali mendengar suara perempuan manangis, bunyi orang sementara mandi, juga"

Pantai Manado Beach Hotel (MBH).
Pantai Manado Beach Hotel (MBH). (foursquare.com)

Upacara Bendera di Manado Beach Hotel (MBH) sewaktu masa jayanya (istimewa)

Kesimpunan

Benar atau tidak kisah dan cerita di atas, sebagai manusia harus tetap waspada bukan kepada kisah angkernya tetapi waspada dalam melakukan aktivitas di tempat-tempat itu. Seperti di jalan Ring Road dan AA Maramis, kita harus lebih berhati-hati dalam berkendara. 

Dan yang paling utama tetap andalkan Tuhan dalam setiap aktivitas.
(Tribun Manado/Valdy Suak)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved