Go-Jek Perluas Layanan di Bitung dan Tomohon
Go-Jek penyedia layanan on demand berbasis aplikasi terbesar di lndonesia memperluas layanannya ke Bitung dan Tomohon
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Go-Jek penyedia layanan on demand berbasis aplikasi terbesar di lndonesia memperiuas jangkauan layanannya ke Bitung dan Tomohon
Sehingga diharapkan bisa membantu masyrakat untuk mendapatkan solusi dan di saat yang sama membantu pekerja sektor informal memperoleh pendapatan lebih melalui teknologi.
Strategic Regional Head Go-Jek Kalimantan dan Sulawesi, Anandita Danaatmadja mengatakan Go-Jek memiliki misi untuk untuk memberikan manfaat sosial semaksimal dan seluas mungkin bagi jutaan masyarakat lndonesia.
Kehadiran Go-Jek mendorong terwujudnya ekonomi kerakyatan yang tidak hanya menghubungkan para penjual dan konsumen tetapi pertumbuhan usaha kecil dan mikro serta memberikan peluang nyata bagi peningkatan kesejahteraan para pelaku sektor informal.
"Kami berharap solusi yang ditawarkan Go-Jek bisa membantu meningkatkan perekonomian lokal," ujarnya.
Go-Jek dalam setiap melakukan perluasan layanan selalu menghormati kearifan lokal yang ada.
"Sebelum kami memulai operasi, kami melakukan sosialisasi kepada para tukang ojek pangkalan
yang ada di Bitung dan Tomohon. Kami ingin mereka menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat bergabung dengan ekosistem Go-Jek," ungkapnya.
Untuk itu pihaknya ingin dampak positif yang telah dirasakan jutaan masyarakat Indonesia vane ada di 50 kota juga dirasakan di Bitung dan Tomohon.
Terlebih Bitung memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang merupakan potensi besar dalam menggerakan roda perokonomian wilayah setempat termasuk di dalamnya pelaku usaha UMKM.
"Inilah yang menginisiasi kami untuk terus tumbuh dan berinovasi memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami berharap semakin banyak angkatan keria yang terserap dengan hadirnya GO-JEK," ungkapnya.
Saat ini, Go-Jek telah bermitra dengan lebih dari 1 juta mitra driver, dan 150.000 merchant Go-Food yang 80 persen di antaranya merupakan pengusaha kuliner
Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (2018) mengungkapkan, keberadaan Go-Jek membantu mengurangi tekanan pengangguran dengan memperluas kesempatan kerja.
Riset juga menunjukkan bahwa mitra pengemudi dan UMKM di ekosistem Go-Jek, berkontribusi sebesar Rp 9,9 triliun per tahun dalam perekonomian.
Asisten II Pemkot Bitung Jeffry Wowiling mengungkapkan Pemerintah Kota Bitung terbuka bagi layanan yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/go-jek_20180514_181145.jpg)