Direktur BNPB Huni Rutan Malendeng, Kasus Proyek Pemecah Ombak Minut

Sebelum ditahan, Junjungan terlebih dulu menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di ruang penyidikkan Kejati Sulut.

Direktur BNPB Huni Rutan Malendeng, Kasus Proyek Pemecah Ombak Minut
nielton/tribunmanado.co.id
JT Dibawa ke Rutan Malendeng 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setelah dua bulan menyandang status sebagai tersangka, akhirnya Direktur Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berinisial JT alias Junjungan resmi ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, Senin (14/5/2018).

Pria itu menyandang status tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Proyek Pemecah Ombak / Penimbunan Pantai di Desa Likupang pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara TA 2016.

Sebelum ditahan, Junjungan terlebih dulu menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di ruang penyidikkan Kejati Sulut.

Junjungan dibawa ke Rutan Kelas II A Manado menggunakan mobil Kejati Sulut dengan nomor polisi DB 303.

Ketika turun dari lantai tiga menuju mobil, Junjungan sama sekali tak mengucapkan sepatah katapun.

Ia memilih bungkam ketika awak media menanyakan tentang keterlibatan Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP) dalam kasus proyek pemecah ombak .

Menurut Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasiepenkum) Kejati Sulut Yoni E. Mallaka ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa JT ditahan karena dari hasil pemeriksaan terbukti terlibat dalam dugaan korupsi proyek pemecah ombak Likupang Minahasa Utara.

"Junjungan diduga menyalahi aturan ketika mencairkan dana Proyek Pemecah Ombak Likupang sehingga merugikan negara sebesar Rp 8,8 miliar," ujarnya.

Ketika ditanyakan alasan kenapa baru menahan Junjungan sekarang, Yoni mengaku bahwa pemeriksaan saksi sangatlah panjang.

"Sampai hari ini kami sudah periksa sekitar 40 saksi dan ada beberapa penyitaan alat bukti dan kesempatan itulah kami akhirnya menahan JT setelah diperiksa sebanyak tiga kali," tegasnya.

Yoni juga mengatakan bahwa Junjungan akan ditahan di Rutan Kelas II A Manado selama 20 hari.

"JT akan ditahan selama 20 hari dan dan secepatnya kami akan melengkapi berkas untuk diserahkan ke pengadilan," tandasnya. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Charles_Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved