Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sang Profesor Tua Itu Mengakhiri Hidupnya Sendiri Diiringi Alunan Ode to Joy

Alunan lagu Beethoven, Ode to Joy, mengiringi kematianya di sebuah klinik di Swiss, sementara keluarga mendampingi.

Penulis: | Editor:
NYDailynews
Profesor David William Goodall 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ilmuwan tertua Australia, David William Goodall, mengakhiri hidupnya dengan euthanasia.

Alunan lagu Beethoven, Ode to Joy, mengiringi kematianya di sebuah klinik di Swiss, sementara keluarga mendampingi.

Profesor kelahiran Inggris berusia 104 tahun itu sebelumnya melakukan perjalanan dari rumahnya di Australia.

Dia sengaja datang ke Swiss, negara di mana ia bisa hidupnya sendiri secara legal. Euthanasia di Australia masih dilarang.

Di jam-jam terakhirnya, Goodall menikmati makan malam kesukaannya: ikan dan keripik dan cheesecake.

Di menit-menit terakhirnya, dia mendengarkan Simfoni Kesembilan Beethoven.

Dilaporkan, seperti dilansir The Guardian, sang profesor meninggal tak lama setelah musiknya selesai.

Goodall memutar infus di lengannya untuk mematikan aliran darahnya.

Tindakan mengakhiri hidup ini legal di Kanada, Belanda, Luksemburg, Swiss dan sebagian dari AS.

Goodall, seorang ahli botani dan ahli ekologi, telah berkampanye agar euthanasia legal di negaranya.

Victoria, negara bagian di Australia, berencana melegalkan euthanasia pada 2019. Namun ia tak mau menunggu.

"Apa yang saya inginkan adalah negara lain mengikuti jejak Swiss untuk membuat fasilitas ini tersedia untuk semua orang.

"Jika mereka memenuhi persyaratan. Dan persyaratan tidak hanya dari usia, tetapi kapasitas mental," kata dia.

Goodall tidak mengalami sakit parah. Hanya penglihatan dan mobilitasnya memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Dia mengatakan bahwa hidupnya sudah tak menyenangkan sejak lima atau 10 tahun yang lalu.

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved