Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tiga Pilar Penjaga Desa

Program membangun dari pinggiran merupakan salah satu wujud nyatanya yakni TMMD ke-101.

Penulis: Maickel Karundeng | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/MAICKEL KARUNDENG
Sang Dermawan Ibu Kristin Dali sedang melihat Gedung Tiga Pilar yang dibangun anggota Satgas TMMD, bahkan Ibu Kristin tak sungkan-sungkan berbaur dan membantu pekerjaan Satgas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Jumlah desa di seluruh Indonesia ada sekitar 74 ribu lebih.

Sebagian di antaranya berada di daerah terpencil atau di sekitar perbatasan negara.

Karena letak yang seperti ini, desa-desa tersebut membutuhkan perhatian ekstra.

Terlebih lagi jika desa-desa itu juga memiliki posisi strategis, khususnya dalam hal akses penghubung dan keamanan.

Letak desa yang strategis tapi terpencil tentunya telah menjadi perhatian pemerintah.

Kristin Dali bersama beberapa warga Desa Pakuku Jaya membantu para anggota Satgas TMMD untuk menyelesaikan Gedung Tiga Pilar.
Kristin Dali bersama beberapa warga Desa Pakuku Jaya membantu para anggota Satgas TMMD untuk menyelesaikan Gedung Tiga Pilar. (TRIBUN MANADO/MAICKEL KARUNDENG)

Program membangun dari pinggiran merupakan salah satu wujud nyatanya.

Mengingat jumlah desa yang banyak, wilayah cakupan yang begitu luas, serta keterbatasan sumber daya manusia, dan pemerintah tidak bisa bekerja sendirian.

Dibutuhkan kerjasama, kontribusi dari seluruh komponen bangsa agar desa-desa terpencil bisa sejahtera dan aman.

TNI AD melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah memberi kontribusi nyata terkait program pemerintah membangun dari pinggiran.

Pada tahun 2018 ini tengah dilaksanakan TMMD ke-101.

Salah satu desa yang menjadi subyek program adalah Desa Pakuku Jaya, Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolmong Selatan, Sulawesi Utara.

Desa ini berada dalam wilayah binaan Kodam XIII/Merdeka, Korem 131/Santiago, dan Kodim 1303/Bolmong.

Program TMMD 101 di Desa Pakuku Jaya mencakup tiga proyek infrastruktur, yakni membangun jalan sepanjang satu kilometer melintas areal perkebunan warga, renovasi Masjid Al Ikhlas, dan membangun kantor Bersama Tiga Pilar Desa.

Di bawah pimpinan Dandim 1303 Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono, para satgas tersebar di tiga titik proyek tersebut.

Satgas ini merupakan gabungan dari pihak TNI AD, kepolisian, dan masyarakat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved