Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dituduh Lakukan Kekerasan Seksual, David Copperfield Bocorkan Trik Sulap di Pengadilan

Yang diingat Brittney Lewis dari kejadian malam itu adalah Copperfield melepas bajunya lalu menciuminya.

Editor:
Dimitrios Kambouris/Getty Images/AFP
Ilusionis David Copperfield menghadiri acara tahunan CFDA/Vogue Fashion Fund Awards di Weylin B. Seymours, New York City, pada 6 November 2017. 

"Ketika menghadapi badai baru, saya ingin gerakan ini (#MeToo) terus berkembang. Selalu dengarkan, dan pertimbangkan segala sesuatu dengan hati-hati, tetapi demi kehidupan orang lain, janganlah terburu-buru menghakimi," kata Copperfield.

#MeToo merupakan gerakan untuk mendorong orang-orang yang menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual untuk berani berbicara dan mengungkap kebenaran.

Ilusionis David Copperfield Bongkar Trik Sulapnya di Pengadilan

Pesulap kondang David Copperfieldterpaksa membocorkan salah satu trik sulap legendarisnya "Thirteen" di pengadilan Las Vegas, AS.

Ilusionis berusia 61 tahun ini dituntut seorang pria Inggris karena dinilai lalai saat mengadakan pertunjukan. Demikian diberitakan New York Post.

Pada 2013, Copperfield menggelar pertunjukan di Grand Hotel MGM di kota judi, Las Vegas, Amerika Serikat.

Saat itu, Copperfield menampilkan trik sulap legendarisnya, "Thirteen", dalam pertunjukan tersebut.

Sebagai informasi, "Thirteen" merupakan ilusi sulap yang mampu menghilangkan 13 orang dari atas panggung dan memunculkannya kembali.

Dalam sidang pengadilan, produser eksekutif Cooperfield, Chris Kenner, membocorkan bagaimana ilusionis ini melakukan triknya.

Kenner menggambarkan langkah awal bagaimana pesulap kelas dunia itu memilih 13 relawan secara acak.

Setelahnya, Copperfield mendudukkan peserta terpilih di kursi yang sudah tersedia di panggung.

Copperfield lantas menutupi 13 peserta tersebut dengan sebuah tirai dan mengajak bicara penonton lainnya hingga peserta terpilih hilang dari panggung.

Menurut Kenner, trik tersebut dilakukan dengan bantuan asisten panggung. Sejak tirai ditutup, para asisten panggung memandu para relawan untuk menjauh dari panggung.

Mereka dibawa melalui sejumlah terowongan tersembunyi yang terdapat di MGM dengan berbekal senter. Setelah sulap akan berakhir, 13 relawan itu dibawa kembali ke panggung pertunjukan.

Salah seorang pria yang dipilih acak, Gavin Cox, mengaku terjatuh saat dipandu melewati lorong tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved