Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BNN Waspadai Narkotika dari Guangzhou, 'Bisa Saja Pengedar Nyamar Jadi Turis'

Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado mewaspadai masuknya narkotika dari Guangzhou, Tiongkok.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Seminar Bahaya Narkoba di Kalangan Generasi Muda oleh DPD Garda NKRI Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (19/4/2018) kemarin, di Hotel Elfah Manado, Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado mewaspadai masuknya narkotika dari Guangzhou, Tiongkok.

Kepala BNN Manado Eliassar Sopacoly membeber, terdapat pabrik narkotika di Guangzhou yang hasilnya sebagian besar dibawa ke Indonesia.

"Beberapa bandar besar yang tertangkap berasal dari kota ini," beber dia di sela Seminar Bahaya Narkoba di Kalangan Generasi Muda oleh DPD Garda NKRI Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (19/4/2018) kemarin, di Hotel Elfah Manado, Sulut.

Dikatakannya, banyak turis Tiongkok yang datang ke Manado berasal dari kota ini.

Bisa saja pengedar menyamar jadi turis.

"Untuk itu, kami memperketat pengawasan, mereka bisa masuk lewat jalur apa saja," kata dia.

Ia membeber, data BNN terdapat 1.040 ton sabu yang masuk Indonesia.

Hanya 500 ton yang terungkap.

"1.000 lainnya lolos, ini tanda awas buat kita," kata dia. (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved