Turki Bin Abdullah yang Punya Deretan Mobil Berlapis Emas, Namun Baginya Ini Hal Paling Berharga
Pemuda ini pernah memamerkan kekayaannya selama liburan musim panas di London, Inggris.....
Penulis: | Editor:
Mobil-mobil mewah itu tak hanya diisi manusia, melainkan juga cheetah.
Banyak orang di London menganggap ulah Turki dengan mobil mewahnya ini kerap melanggar aturan dan anti-sosial.
Atas tudingan tersebut, Turki tak terima. Dia berkata telah dicitrakan buruk dan harus menanggung denda parkir yang banyak selama di London. Dia mengaku tak pernah melanggar hukum.
"Aku berada di London selama dua bulan, jika aku melanggar hukum seperti yang dikatakan beberapa orang, Britania punya pemerintah dan polisi, mereka tak akan mengizinkan aku berkendara jika aku melanggar hukum," kata Turki.
Dia menambahkan, tak pernah mendapat tilang atau melanggar lampu merah.
Makin Kaya
Kekayaan investor global Pangeran Alwaleed bin Talal bertambah sejak otoritas membebaskannya dari tahanan pada akhir pekan lalu.
Kabarnya, kekayaan Pangeran Alwaleed bertambah 1 miliar dollar AS.
Mengutip CNN Money, Selasa (30/1/2018), saham perusahaan milik sang pangeran, Kingdom Holding, menguat setelah akhirnya ia dibebaskan dari tahanan selama tiga bulan atas tuduhan korupsi.
Kingdom Holding memiliki saham di beberapa perusahaan raksasa dunia, seperti Apple, Twitter, dan Citigroup.
Alwaleed ditangkap pada November 2017 lalu bersama sejumlah pangeran lainnya, pejabat negara, dan pebisnis.
Mereka ditempatkan di hotel mewah Ritz-Carlton di Riyadh.
Awal pekan ini, saham Kingdom Holding menguat hampir 2,5 persen. Sejak penutupan perdagangan pada akhir pekan lalu, saham perusahaan milik Pangeran Alwaleed tersebut sudah menguat 12 persen.
Pangeran Alwaleed memiliki 59 persen saham Kingdom Holding, yang artinya nilai saham miliknya naik sekitar 1 miliar dollar AS dalam dua hari.
Saham Kingdom Holding membaik segera setelah ia dibebaskan.