Wow, Ternyata Ada Warung Kopi Tepi Ombak di Pulau Bunaken
Rumah Kopi Tepi Ombak di Taman Laut Bunaken menambah kesan tersendiri untuk para pengunjung dengan menikmati segelas kopi sambil menatap pantai
Penulis: Nielton Durado | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Merdunya suara ombak ketika menyeruduk segelas kopi menjadi suasana paling istimewa ketika nongkrong di Rumah Kopi Tepi Ombak di Taman Laut Bunaken.
Wajar saja, rumah kopi tersebut hanya berkisar 3 meter dari bibir pantai.
Bermodalkan terpal coklat dan bambu seadanya, rumah kopi ini tepat berdiri dibawah pohon ketapang rindang.
Indahnya panorama pantai yang biru disertai gunung Manado Tua, membuat pengunjung tak akan ingat pulang ke rumah.
"Tempatnya indah, bisa lihat ombak sambil awasin anak-anak bermain air," kata Lidya salah satu pengunjung, Sabtu (7/4) di Kecamatan Bunaken Kepulauan.
Sementara itu, Marni Ibrahim sang pemilik Rumah Kopi Tepi Ombak mengatakan sudah empat tahun dirinya menjalani usaha tersebut.
"Orang kan lebih suka lihat pantai, jadi saya inisiatif membuat tenda ini," ujarnya.
Ibu dua anak itu juga menyediakan berbagai menu seperti kopi hitam, kopi susu, teh manis, es kelapa muda, dan aneka makanan.
"Sejauh ini pengunjungnya lumayan banyak, jadi usaha kami pun pendapatannya pelan-pelan meningkat," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/manado_20180407_112518.jpg)