Sekitar 40 Peserta Selebrasi Paskah Remaja Pingsan, Melky Pattiwael: Respon Panitia Cepat
Beberapa warga setempat menjadi sukarelawan dengan menjemput remaja yang pingsan memakai sepeda motor.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID-Kisah sedih itu terulang kembali.
Sekira 40 - an remaja peserta selebrasi Paskah remaja Sinode GMIM harus menjalani perawatan di Puskesmas Kema serta RS Lembean karena letih dan pingsan.
Peristiwa yang sama terjadi pekan sebelumnya saat selebrasi Pemuda GMIM di Mapanget.
Amatan Tribun, sejak pukul 4 sore, sirene ambulans meraung - raung sepanjang jalan, membawa korban pingsan.
Jelang pukul 7 malam, suara ambulans kian sering terdengar.
Korban semakin banyak yang dibawa ke Puskesmas Kema.
Selain ambulans, korban dibawa dengan sepeda motor.
Suara klakson motor, pertanda membawa korban pingsan, bersaing dengan raungan ambulans.
Beberapa korban harus digotong beramai ramai karena tiada ambulans atau motor.
Kepanikan terjadi di Puskesmas.
Beberapa pembina remaja tak kuasa menahan air mata menyaksikan anak didiknya terkulai di bangsal Puskesmas tanpa daya.
Mereka coba menguatkan anak didik mereka.
"Kuat de berdoa ne, ada Tuhan Yesus,"
"Jangan tidor de,".
Beberapa pembina mendoakan anak asuhnya dengan cara intim ; memegang kepala dengan tangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/selebrasi-paskah-remaja-sinode-gmim-2018_20180407_184230.jpg)