Kisah Makam Charlie Caplin yang Kini Ditembok Beton, Diduga Mayatnya Dicuri
Dua pria mencuri mayat aktor film Sir Charles Chaplin dari pemakaman di Desa Swiss Corsier-sur-Vevey, yang terletak di perbukitan di atas Danau Jenewa
Editor:
Wardas, yang diidentifikasi sebagai dalang dari rencana jahat itu, dijatuhi hukuman empat setengah tahun kerja paksa.
Ketika dia menceritakannya, dia terinspirasi oleh kejahatan serupa yang dia baca di surat kabar Italia.
Sementara Ganev diberi hukuman percobaan 18 bulan, karena ia diyakini memiliki tanggung jawab terbatas atas kejahatan tersebut.
Adapun Chaplin, kemudian dimakamkan kembali di kuburan dengan tembok beton untuk mencegah terjadinya upaya pencurian kembali.
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/charlie-caplin_20180331_130709.jpg)