Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gara-gara Masalah Orangtua Anak jadi Korban, 4 Kasus Kekerasan Terjadi di Mitra di Awal 2018

Guna menundukung Kabupaten Mitra, Sulawesi Utara, meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA), diperlukan perlakuan khusus kepada anak-anak.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Phebe Punuindoong 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Guna menundukung Kabupaten Minahasa Tenggara‎ (Mitra), Sulawesi Utara, meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA), diperlukan perlakuan khusus kepada anak-anak.

Terhindar dari segala macam bentuk perlakukan, seperti kekerasan, penganiayaan hingga pemerkosaan.

Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP3A) Kabupaten Mitra mencatat, ada beberapa kasus yang terjadi khusus pada anak.

"‎Kasus pada anak di tahun 2017 ada 23 dan pada tahun 2018 empat kasus," kata Phebe Punuindoong kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (P3A)‎, Selasa kemarin.

Phebe berkata kepada Tribun Manado disela pelaksanan penyampaian program dharma wanita persatuan (DWP) provinsi Sulut kepada DWP Kabupaten Mitra di lobby kantor bupati, di mana untuk kasus yang terjadi pada tahun 2017 meliputi seksualitas, pelecehan, penelantaran dan terlibat dalam kasus pembunuhan.

‎Sedangkan pada tahun 2018, meliputi kasus pemerkosaan, pencurian‎ dan penelantaran.

"Untuk kasus penelantaran, disebabkan karena kedua orang tua dari sang anak sedang berpolemik sehingga anak terlantar dan ada kasus seorang anak yang sering melakukan kekerasan terhadap rekan sebanya berulang-ulang sehingga harus kami tangani," kata dia.

Semua persoalan yang menimpah anak maupun perempuan dicatat pada bidang ‎perlindungan dan hak-hak anak dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak (DP3A).(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved