Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tragedi Ring Tinju: Browne Dilarikan ke Rumah Sakit, Petinju Ini Tewas setelah Menang

Petinju kelas berat Australia, Lucas Browne harus dilarikan ke rumah sakit setelah dipukul KO pada ronde 6

Editor: Lodie_Tombeg
kompas.com
Lucas Browne dipukul KO pada ronde 6 saat menghadapi petinju Inggris, Dillian Whyte. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LONDON - Petinju kelas berat Australia, Lucas Browne harus dilarikan ke rumah sakit setelah dipukul KO pada  ronde 6 saat menghadapi petinju Inggris, Dillian Whyte, Sabtu (Minggu WIB).

Whyte  menjatuhkan Browne lewat pukulan hook kiri yang keras dalam pertarungan di O2 Arena tersebut.

Browne langsung mendapatkan perawatan medis dan harus dibawa ke  luar ring dengan menggunakan tabung oksigen sebelum dilarikam  ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Usai menjalani pemeriksaan, Browne yang telah berusia 38 tahun mengaku dirinya baik-baik saja dan ia langsung memberi selamat atas kemenangan lawannya yang lebih muda 9 tahun ini.

Lucas Browne
Lucas Browne (afp)

Melalui akun twitter-nya, Browne berkata, "Hai semuanya. Terimakasih atas cinta dan dukungannya. Ini bukan malam milik saya dan saya sangat menghargai Dillian Whyte atas penampilannya."

"Saya memiliki masalah dengan penglihatan sejak ronde kedua dan ini membuat saya tdiak bsia melakukan pertahanan yang baik.  Saya baik-baik saja dan akan segera kembali," kata Browne  melalui twitternya tersebut.

Naik ring dengan rekor 25 kali menang, Browne keteteran sejak ronde awal.  Ia terkena pukulan keras pada ronde kedua dan wajahnya mengalami luka berdarah pada akhir ronde kelima.

Pada ronde keenam, Browne tidak lagi mampu menahan serangan Whyte dan terjatuh setelah terkena hook yang keras. "Saya harap Browne baik-baik saja. Ia sudah berusaha bertarung dengan baik, namun saya tahu inilah yang akan terjadi," kata Whyte usai pertarungan.

Usai kemenangannya, Whyte langsung melontarkan tantangan kepada dua juara dunia tinju kelas berat saat ini, Anthony Joshua asal Inggris dan petinju Amerika, Deontay Wilder.

Merasa paling berbahaya

Petinju Inggris, Dillian Whyte
Petinju Inggris, Dillian Whyte (kompas.com)

Juara dunia tinjju kelas berat WBC asal Amerika, Wilder menyebut dirinya merupakan petinju terbaik di kelas tersebut dan yakin tidak akan ada yang mampu mengalahkannya.

Wilder akan menghadapi penantangnya, Luis Ortiz dalam pertarungan perebutan gelar pada Sabtu  (Minggu WIB).

Petinju dengan julukan "Bronze Bomber" ini telah memenangi seluruh 39 pertarungannya dengan hanya satu pertarungan yang  berakhir dengan kemenangan angka. Petinju berusia 32 tahun ini telah memegang sabuk juara dunia sejak 2015.

Ia berambisi menyatukan gelar juara dunia versi WBA, IBF dan IBO yang kini dipegang petinju Inggris, Anthony Joshua. Wilder juga mengecam pernyataan Joshua yang menyebut penantang terkuatnya adalah mantan juara dunia, Tyson Fury.

Wilder sendiri menolak pernyataan Joshua ini.  "Semua orang tahu, Fury bukanlah penantang terkuat di kelas berat.  Semua orang tahu siapa yang terbaik di kelas ini," kata Wilder lagi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Tags
tinju
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved