Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mayjen Ganip Warsito: Bumi Nyiur Melambai tak Akan Kulupa

Jabatan Panglima Kodam XIII Merdeka telah diserahterimakan di Mabesad, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Tayang:
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Aldi Ponge
ISTIMEWA
Jabatan Panglima Kodam XIII Merdeka telah diserahterimakan di Mabesad, Jakarta, Kamis (22/3/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jabatan Panglima Kodam XIII Merdeka telah diserahterimakan di Mabesad, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Mayjen TNI Ganip Warsito ungkapkan rasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan semua yang telah mendukung dan bekerjasama selama dia bertugas di Kodam XIII Merdeka.

"Terima kasih dan rasa bangga saya dan keluarga untuk masyarakat, teman-teman jurnalis Merdeka Group atas dukungan dan kerjasamanya selama saya menjabat Pangdam XIII/Merdeka, sehingga Kodam XIII/Merdeka, mampu berdiri sejajar dengan Kodam lain dan kehadirannya diterima seluruh masyarakat," ujar Mayjen TNI Ganip Warsito.

Mayjen Ganip Warsito kemudian menyampaikan permohonan maaf apabila ada kesalahan dan kekhilafan.

"Teruslah maju dengan komitmen untuk Sulut Hebat. Bumi Nyiur Melambai tak akan kulupa," ujar Mayjen Ganip Warsito.

Dalam Press Release Dispenad yang diterima tribunmanado.co.id melalui Pendam XIII Merdeka.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono menegaskan bahwa sebagai sebuah kepercayaan sekaligus amanah, setiap orang yang menduduki suatu jabatan juga harus siap untuk dievaluasi pelaksanaannya setiap saat.

Hal tersebut disampaikan Kasad Jenderal TNI Mulyono saat memimpin serah terima jabatan Pangdam I/Bukit Barisan, Pangdam III/Siliwangi, Pangdam VI/Mulawarman, Pangdam XIII/Merdeka, Pangdam Iskandar Muda, Pangdam Jaya, Danjen Kopassus, Gubernur Akmil, Danpus Penerbad, Asops dan Aspers Kasad, di Mabesad, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Menurut Kasad, serah terima jabatan dalam tubuh TNI AD akan selalu terjadi.

Secara normatif, selain untuk kepentingan pembinaan personel dan organisasi, juga untuk menjaga kesinambungan dan penyegaran kepemimpinan serta pembinaan karier secara integral.

Kasad berharap, dengan pergantian para pejabat utama di lingkungan TNI AD pada saat ini dapat menjadi momentum untuk menyamakan visi, misi dan persepsi baru dalam rangka merumuskan kebijakan, strategi dan upaya-upaya konkrit untuk membawa TNI AD ke arah yang lebih maju dan adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis dan ancaman yang mengiringinya.

Menyangkut terjadinya musibah kecelakaan Alutsista yang terjadi secara beruntun baru-baru ini, kasad meminta kepada pejabat terkait agar segera menuntaskan investigasi kecelakaan Alutsista yang terjadi beberapa waktu lalu secara jujur serta dilandasi dengan semangat untuk kepentingan organisasi.

“Jadikan hasil investigasi tersebut sebagai bahan evaluasi secara komprehensif baik aspek SDM, peranti lunak, prosedur penggunaan dan pemeliharaan serta pengadaan Alutsista untuk mewujudkan zero accident dalam kegiatan dimasa-masa berikutnya,” ungkap Kasad.

Terkait dengan permasalahan implementasi program serbuan teritorial utamanya Serap Gabah Petani yang baru-baru ini menjadi sorotan publik, Kasad Jenderal TNI Mulyono minta kepada Aster Kasad bersama dengan Irjenad dan para Pangdam agar menginstruksikan, mengawasi dan memastikan bahwa pelaksanaan program kerja sama TNI AD dan lembaga lain diimplementasikan secara bijak dan tepat.

“Evaluasi kembali MoU/PKS yang dijalankan selama ini secara proporsional dan profesional dan libatkan institusi hukum agar tidak menimbulkan masalah baru yang berdampak pada institusi TNI dan menurunkan kepercayaan rakyat,” tegas Kasad.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved