Anak Petani Jadi Ketua Sinode GMIM Ke-16, Sumakul: Arina Harus Kerja Keras
Pdt Dr Hein Arina terpilih menjadi Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Sidang pemilihan dimulai pukul 14.00 Wita. Hampir 2 jam belum sampai 200 pemilih yang menggunakan hak suaranya kendati ada 42 bilik yang disiapkan di ruang sidang. "Mungkin karena terlalu banyak yang memilih, maka server error," katanya.
Error e-voting terlihat dari tak keluarnya data print setelah peserta memilih calon. Ada juga yang saat melakukan scan barcode, nama calon yang akan dipilih tidak keluar. "Saat disuruh pindah bilik oleh operator, barcode id card ternyata dinyatakan sudah digunakan, pada hal baru akan di-scan untuk memilih," ungkapnya.
Pnt Albert Reo, Panitia Pemilihan dari Seksi Publikasi dan Dokumentasi mengatakan, skors sidang akan dilakukan selama 2 jam karena sistem e-voting error. "Sistem error jadi sidang diskors. Kini sementara diperbaiki oleh operator," tukasnya.
Pdt Sumakul: Banyak Masalah Gereja yang Sensitif
Sukses pemilihan Ketua BPMS GMIM tak lepas dari berbagai kekurangan.
Ketua BPMS GMIM Pdt HWB Sumakul langsung meminta maaf kepada wartawan terkait adanya pelarangan meliput Sidang Majelis Sinode ke-79 di Novotel Manado, Rabu (21/3/2018).
Kata Sumakul, tak ada maksud dari GMIM maupun panitia untuk menghalangi dan membatasi wartawan untuk meliput.
"Tidak ada maksud dari kami untuk membatasi wartawan meliput. Tapi, saya pikir teman-teman wartawan bisa mengerti karena banyak masalah internal gereja yang sangat sensitif," kata Sumakul.
Pengamanan sidang kali ini sangat ketat. Seluruh pintu masuk dijaga oleh anggota Sat Pol PP Provinsi Sulut. Wartawan tak diizinkan masuk ke lokasi sidang.
Jika ada yang berhasil masuk, meski memiliki ID Card dari panitia, langsung dikeluarkan oleh Sat Pol PP.
"Saya harap para wartawan tak kecewa, sebab kami tetap terbuka, seperti saya saat ini. Kami tetap bisa diwawancarai untuk meng-update perkembangan kegiatan," tukasnya.
Sidang kini dilanjutkan untuk pemilihan Wakil Ketua APP BPMS GMIM. "Proses pemilihan mungkin tak akan sesuai jadwal," tukasnya.
Asal tahu saja, wartawan yang dua hari sebelumnya sejak pembukaan bisa meliput sebagian besar kegiatan, kini tak lagi diizinkan masuk oleh Pol PP. "Maaf untuk sementara tak bisa masuk," kata S Lantang, Anggota Sat Pol PP yang berjaga bersama seorang rekannya di pintu samping Convention Center pukul 13.50 Wita.
Kendati sudah memperlihatkan ID Card Pers yang memiliki cap GMIM dan dijelaskan untuk meliput di ruang yang biasa digunakan peserta untuk makan, namun teyap tak diizinkan masuk. "Ini atas perintah Kasat," tegas Lantang.
Jeverson Petonengan, Jemaat GMIM Agape Mahawu menilai, metode pengawalan SMS yang menggunakan Sat Pol PP dianggap berlebihan dan mencedarai nilai SMS itu sendiri.
"Pertama Sat Pol PP tugasnya mengawal perda bukan SMS. Kedua dilarangnya wartawan melakukan peliputan justru menimbulkan tafsir negatif. Untuk apa wartawan dihalang-halangi, bukankah kehadiran wartawan justru membantu meningkatkan kualitas dan kredibilitas SMS," kata mantan Penatua Pemuda Wilayah Manado Utara 3.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gandeng-tangan_20180322_005239.jpg)