E-voting Eror, Hacker Dijadikan 'Kambing Hitam' Saat Pemilihan Ketua BPMS!
Setiap mobil yang melintas keluar digeledah di pos sekuriti, sekitar belasan anggota Polisi PP berjejer mencegat mobil.
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor
TRIBUN MANADO.CO.ID, MANADO - Hacker dijadikan kambing hitam kasus e voting yang error saat pemilihan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM.
Atas dugaan itu, Pasukan Pol PP yang bertugas mengamankan lokasi kegiatan melakukan penggeledahan terhadap mobil yang keluar dari Grand Kawanua, Rabu (21/3/2018).
Setiap mobil yang melintas keluar digeledah di pos sekuriti, sekitar belasan anggota Polisi PP berjejer mencegat mobil.

"Selamat malam, mohon maaf, kami diperintahkan untuk memeriksa mobil," ujar petugas Pol PP.
Menurut penjelasan petugas mereka sedang mencari oknum yang meretas e voting.
Sesuai instruksi mereka mencari alat pemancar diduga berada dalam mobil.
"Kami diinstruksikan mencari antena pemancar," kata seorang Pol PP.
Pol PP menggesekkan bagasi setiap mobil. Namun alat yang dimaksud tak ditemukan. Kira kira sejam penggeledahan dihentikan.
Pdt Hein Arina Terpilih KEtua Sinode GMIM
Setelah hampir 5,5 jam melakukan pemilihan dengan sistem e-Voting, Pdt Hein Arina akhirnya terpilih sebagai Ketua Sinode GMIM Periode 2018-2022.
Arina berhasil meraih 1.110 suara atau 65 persen. Sementara peaaing terberat Arina yakni Pdt Hendry Runtuwene meraih 464 suara atau 27 persen, dan Pdt Petra Rembang 96 suara atau 6 persen.

Usai mengumumkan hasil pemilihan, selurih panitia dan peserta langsung menyanyikan lagu Haleluya kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. "Terima kasih karena bisa berfoto bersama dengan ketua sinode terpilih," kata Olly Dondokambey, Ketua Panitia Pemilihan sekitar pukul 19.40 Wita.
Syamas Toar Pandeiroth, peserta sidang utusan Jemaat Baitel Kamasi mengatakan, hasil pemilihan tersebut harus diterima oleh semua pihak sebagai hasil demokrasi iman yang telah terlaksana dengan aman, damai, dan sukacita. "Ketua BPMS GMIM harus bisa membawa pelayanan gereja ini kedepan menjadi lebih baik," katanya.
Persoalan yang mndera GMIM menurutnya juga harus segera diselesaikan, seperti UKIT, hingga penataan aset."Semua masalah yang muncul di publik harus diselesaikan semua," katanya.

Pemberdayaan jemaat, kata Toar penting juga diperhatikan. "Berdayakan jemaat dengan turun dan lihat serta rumuskan formulasi yang tepat untuk mensejahterakan mereka," tegasnya.
Anggota Pol PP Halangi Hartawan
Saat Tribun Manado kembali masuk untuk meliput hasil sidang di GKIC Manado, beberapa anggota Sat Pol PP Provinsi Sulut yakni Faisal, Gerry dan Marcel berupaya menghalang-halangi.
Wartawan di ruang sidang diminta keluar. "Ini atas perintah kasat, wartawan tak boleh ada disini. Nanti ada waktunya, tolong untuk dimengerti," kata Faisal.

Kendati sudah menunjukkan id card yang diberikan panitia, namun Gerry dan Marcel menarik wartawan untuk keluar lewat pintu yang telah dijaga anggota Sat Pol Pp