4 Hari tak Berjualan, Pedagang Pasar Winenet Datangi Kantor DPRD Bitung
Ratusan pedagang Pasar Winenet Bitung berbondong sambangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bitung, Senin (19/3/2018).
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Aldi Ponge
Asisten I Pemkot Bitung mengatakan akan mengambil langkah untuk berunding dengan pemilik lahan atau ahli warisnya.
Pada kesempatan tersebut dijelaskan, bahwa Pemkot Bitung ataupun pemilik lahan harus menunjukkan bukti mengenai kepemilikan lahan. Agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari, kalaupun harus terjadi pembayaran lahan.
"Keputusan berikut berdasarkan hasil perundingan nanti," jelasnya.
Akibat penutupan satu titik tempat berdagang di pasar Winenet juga dirasakan sangat merugikan pedagang.
"Saya pedagang ikan dan tomat, sudah empat hari tidak bisa berdagang, dan terpaksa ikan dan tomat busuk semua, karena memang tidak bisa bertahan lama," jelas Yusuf.
Lantaran itu ia kehilangan pendapatan sekitar Rp 500 ribu per hari."Padahal itu kan biaya untuk keluarga, anak, bayar kredit, dan lainnya," jelas dia.
Ia berharap agar pasar yang ditutup tersebut segera dibuka dan masyarakat bisa berjualan lagi.
