Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Canggihnya Sindikat Asal Turki Bobol Rekening, Kunci Kamar Hotel Bisa Pakai Tarik Tunai dan Tranfer!

Kemudian, data yang didapat akan dikirim ke jaringannya di Istanbul, Turki. Setelah data sampai di Turki...

Editor:
Pelaku yang diamakan Polda Bali 

Namun, alat ini memiliki rangkaian yang bisa langsung terhubung ke jaringan internet.

Kunci elektrik hotel itu dimanfaatkan oleh para tersangka karena adanya alat magnetik untuk menyimpan data nasabah.

"Para tersangka ini setiap menginap selalu berpura-pura kunci elektriknya hilang. Kunci elektrik inilah yang digunakan untuk menguras rekening nasabah atau menyimpan data nasabah Bank," jelasnya.

Mahendra hingga kini masih melakukan tes forensik dari lima laptop yang diamankan dari para pelaku. Diakuinya, pihaknya masih mengalami kendala bahasa dalam proses penyidikan para pelaku.

Tapi yang pasti mereka ini sindikat pembobol data nasabah ATM jaringan internasional. Dan beberapa bulan di Bali, tersangka berpindah-pindah hotel.

"Ada dugaan korban lebih dari dua belas nasabah. Itu melihat banyaknya kartu elektrik hotel yang berjumlah ratusan," ungkapnya.

Atas hal ini, Mahendra mengimbau masyarakat teliti melihat mesin ATM terutama pada alat keluarnya.

Satpam atau petugas keamanan mesin ATM agar lebih jeli melihat tindak tanduk mencurigakan dari orang yang mencurigakan.

"Intinya lebih teliti dan jeli ketika mengambil uang atau mentransfer melalui mesin ATM," bebernya.

Kasus Perampokan ATM Belum Terendus

Berbeda dengan kasus pembobolan data yang sudah dibongkar, kasus perampokan di konter ATM hingga dua pekan berlalu belum terendus pelakunya.

Perampokan mesin ATM di Jalan Pantai Balangan Cenggiling Jimbaran, masih belum temukan titik terang.

Atas hal ini, Ditrektorat Reskrimum Polda Bali membentuk tim khusus mengungkap perampokan di mesin ATM Bank CIMB Niaga itu.

Direktur Ditrektorat Reskrimum Polda Bali, Kombes Sang Made Mahendra Jaya menyatakan, memang tidak mudah mengungkap kasus ini.

Alasannya, para pelaku selain profesional dalam aksinya, juga tidak meninggalkan jejak, petugas keamanan begitu mudah dilumpuhkan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved