Breaking News
Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Walhi Kecam Rencana Reklamasi Pantai Manado Utara

Theo Runtuwene, Aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mengatakan bahwa reklamasi Pantai manado Utara diprediksi akan memperluas area banjir

Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Ist
Aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Reklamasi Pantai Manado Utara diprediksi akan memperluas area banjir di Kota Manado.

Demikian disampaikan Theo Runtuwene, Aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) kepada Tribun Manado, Rabu (7/3/2018).

"Kita baru buat peta bencana, kemudian dikaitkan dengan reklamasi Pantai Manado Utara seluas 200 hektare daerah rawan banjir akan makin meluas," ujar Theo.

Dengan kondisi yang sekarang saja, kota Manado sudah rawan banjir, jika ada reklamasi maka tak ada lagi daya dukung lingkungan

Di kabupaten Minahasa sudah terjadi pendangkalan danau Tondano. Saat hujan lebat daya tampung air tak memungkinkan lagi, sehingga meluber ditambah daya serap tanah yang tak lagi mampu

Akhirnya masuk ke sungai meluncur ke Kota Manado

"Tidak bisa lagi mulus terus ke laut , kan sudah full di laut kota Manado karena ada penimbunan, apalagi saat kondisi air pasang," kata dia.

Dalam membangun seharusnya dipikirkan dampak jauh di masa depan

"Proses alam harus dikaji 50 sampai 100 tahun ke depan, bukan cuma 10 sampai 15 tahun," kata dia.

Global Warming seharusnya menjadi isu utama  dalam mempertimbangkan  kebijakan apalagi  menyangkut reklamasi. Es kutub mencair akan menaikan permukaan air di dunia.

Kebijakan reklamasi akan berdampak pada warga Kota Manado. Harusnya berkaca pada kondisi masyarakat ketika banjir bandang 2014 silam.

Jika reklamasi tetap dilakukan masyarakat sendiri nantinya yang akan merasakan dampaknya.

Belum lagi masalah sosial, akan ada kontradiktif dalam masyarakat, ada yang pro dan kontra. "Nanti pasti ada pertentangan ada masyarakat setuju dan ada yang menolak.

Reklamasi sebenarnya merupakan dosa terburuk Manado, namun ada upaya untuk melakukan dosa yang sama.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved