Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kisah Soekarno saat Kuliah di THS, Jatuh Cinta pada Ibu Kos

Ada faktor lain yang membuat Soekarno tidak merasa bahagia menikah dengan Oetari, yaitu kehadiran Inggit Garnasih.

Tayang:
Editor: Alexander Pattyranie
Soekarno 

Soekarno menjadi guru di rumah, karena Anwar dan Harsono dikeluarkan sekolah akibat aktivitas politik Tjokro.

Meski menjalankan perannya dengan baik sebagai kepala keluarga Tjokro, Soekarno menyimpan kegelisahan.

Pria bernama kecil Kusno itu tidak lagi merasakan kebahagiaan pernikahan dengan Oetari.

Kegelisahan itu makin terasa saat keduanya berjauhan.

Bercerai dengan Oetari

Setelah 7 bulan tinggal di Surabaya, Soekarno kembali ke Bandung pada Juli 1922.

Namun, kepulangan dan bertemu kembali dengan Oetari tidak membuat hubungan cintanya membaik.

Soekarno bahkan disebut sempat pulang ke Blitar untuk berkeluh kesah ke ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai.

Tidak hanya itu, bahkan Soekarno juga menceritakan tentang Inggit, perempuan Priangan yang diakuinya telah mengisi relung hati.

Soekarno seperti tidak melihat Inggit sebagai istri Sanusi, melainkan perempuan single.

Saat itulah Soekarno seperti berada di persimpangan, antara Oetari dan Inggit.

Sepulangnya ke Bandung, Soekarno pun berniat untuk memulangkan Oetari ke rumah orangtuanya di Surabaya.

Niat itu bahkan diceritakannya kepada Inggit.

Dalam otobiografi yang ditulis Cindy Adams, Soekarno mengaku bahwa Oetari bukan perempuan yang tepat untuknya.

"Ia bukan idamanku, oleh karena itu tidak ada tarikan lahir dan dalam kenyataan kami tak pernah saling mencintai," tutur Soekarno.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved