CAD Multi Bintang Yakin Anoa Bisa Tarik Wisatawan
Menurut Corporate Affairs Director Bambang Britono, anoa dapat memikat wisatawan untuk berkunjung ke Manado dan Sulut.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumlah anoa terus berkurang, padahal binatang ini bisa menarik wisatawan ke Sulawesi Utara.
Manajemen PT Multi Bintang mengunjungi Anoa Breeding Center di Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado, Rabu (28/2/2018).
Kepala BP2LHK Manado Dodi Garnadi menyambut rombongan PT Multi Bintang yang dipimpin oleh CEO Michael Chin dan Corporate Affairs Director Bambang Britono.
Bambang mengatakan, kunjungan tersebut untuk memperigati Hari Flora dan Fauna pada 3 Maret nanti. Selain itu, kunjungan itu bisa meningkatkan pemahaman mengenai pelestarian anoa.
"Mudah-mudahan kunjungan ini bisa membuat kita semua mengenal anoa sebagai satwa langka lebih dalam," kata Bambang di Aula Kantor BP2LHK Manado.
Keberadaaan anoa juga bisa meningkatkan sektor pariwisata di Manado dan Sulawesi Utara (Sulut). Menurut dia, anoa dapat memikat wisatawan untuk berkunjung ke Manado dan Sulut.
"Konservasi alam pasti dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung," kata Bambang.
Kunjungan ini berlangsung selama setengah hari. Tak hanya dari PT Multi Bintang, Pemimpin Redaksi Tribun Manado Sigit Sugiharto juga menyertai.
Ia berkesempatan memberikan makanan untuk beberapa Anoa yang berada dalam kandang.
Fany Losu yang bertugas memberi makan dan membersihkan kandang Anoa mengatakan, ada sembilan anoa Breeding Center Manado. Tiga di antaranya sudah dewasa.
"Semuanya sangat sehat dan kuat," kata Fanny.
Tak sulit untuk mengurus anoa. Satwa langka ini sangat bersahabat dengan manusia. Makanan mereka adalah rumput australia yang tersdia di alam.
"Saya suka kerja dan mengurus anoa, sebab sangat mudah. Sehari hanya dua kali diberi makan pagi dan sore," kata Fany.
Selain memberi makan, Fany juga bertugas untik membersihkan kandang baik sebelum dan sesudah makan. "Kandang ini harus bersih tiap hari," ujarnya.
Dodi Garnadi, Kepala BP2LHK Manado, menjelaskan, populasi anoa di alam bebas seperti di Taman Nasionnal Bogani Nani Wartabone kini berkurang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/anoa_20180228_200808.jpg)