Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini 5 Tempat Angker di Manado, Nyawa Bisa Jadi Taruhannya, Berani Uji Nyali Disini?

Sering warga yang melintasi lokasih tersebut mengaku melihat dua patung itu bergerak layaknya manusia

Tayang:
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Pos pemberhentian kedua di Gunung Klabat Sulut. Tempat pendaki beristirahat usai menempuh pendakian cukup melelahkan sekitar dua jam. Banyak kisah mistis dialami pendaki saat istirahat malam hari di pos ini. (TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setiap daerah pasti memiliki tempat yang dikeramatkan atau tempat yang angker, entah itu mitos atau fakta tapi hal itu selalu menarik di telinga masyarakat.

Dunia lain seakan hanya sebatas tembok dengan dunia Manusia, bisikan dan cerita tentang mahkluk kasat mata masih jelas kita dengar. 

Seperti di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan sekitarnya terdapat beberapa tempat yang dikenal angker. Dari mitos yang di percaya warga tempat tersebut tidak bisa sembarangan, jika lalai nyawa bisa melayang, berikut ini tempatnya:

1. Jalan AA Maramis

Jalan dua arah ini akan dilalui pertama kali oleh para pengunjung dari luar daerah yang datang menggunakan pesawat turun di Bandara Sam Ratulangi.

Dari Bandara Sam Ratulangi untuk ke pusat Kota harus melintasi jalan ini.

Kendaraan yang melintas di jalur ini juga kebanyakan berkecepatan tinggi terlebih di atas Pukul 22.00 Wita.

Jalan ini dikenal angker sebab hampir setiap bulan selalu ada karangan bunga di pinggiran jalan pertanda ada yang meninggal karena kecelakaan.

Pengendara yang sering melintasi jalur tersebut saat tengah malam mengaku sering melihat hal aneh berada di pinggiran jalan.

Bahkan ada seorang sopir pernah berbagi kisah bahwa ia sempat melihat sesuatu yang aneh melintas depan mobil, hal itu hampir membuatnya kecelakaan.

Baca: Jalur Maut AA Maramis Manado Kembali Minta Nyawa, Polisi Bertindak!

Jalan AA Maramis
Jalan AA Maramis (TRIBUN MANADO)

2. Patung Menari

Tempat yang dikenal angker juga ada di pusat perkotaan Manado.

Salah satunya patung sepasang pria dan wanita yang memperagakan tarian Maengket di Taman Budaya Sulut di Jalan Maengket No 31.

Sering warga yang melintasi lokasih tersebut mengaku melihat dua patung itu bergerak layaknya manusia. 

Ada yang meyakini hal tersebut ada juga yang menganggap cerita itu hanya omong kosong sebagian orang.

Baca: Patung Menari Tiap Tengah Malam di Kantor Taman Budaya Sulut, Mitos Atau Fakta?

Patung di taman Budaya
Patung di taman Budaya (TRIBUN MANADO)

3. Jalan Ring Road

Tak jauh berbeda dengan Jalan AA Maramis, di jalan Ring Road Manado juga rawan kecelakaan, akses dua jalur membuat kendaraan jarang melambatkan kecepatan.

Beberapa kecelakaan besar pernah terjadi di jalan tersebut.

Sopir yang biasa melintasi jalur tersebut banyak mengaku sering diganggu mahkluk halus.

Seperti suara teriakan dalam mobil yang tak ada penumpang dalam keadaan melaju.

Terowongan di jalan tersebut juga lebih memperjelas suasana angker saat melintasi jalan tersebut tengah malam.

Baca: Ini Kisah Mistis Ring Road Manado

Kecelakaan di Jalan Ring Road
Kecelakaan di Jalan Ring Road (foto istimewa/RONALD GINTING)

4. Pos 2 Gunug Klabat

Bagi yang pertama kali mendaki Gunung Klabat pasti akan heran saat melintasi Pos 2.

Beberapa sudut pada Pos dua yang menjadi tempat singga itu memiliki kesan angker yang sangat kuat.

Batu besar serta topi koboy yang penuh lumut diyakini ada sejak lama.

Beberapa pendaki mengaku ada yang sering memberikan sesajen di Pos 2, dengan keyakinan pendakian aman.

Ada juga yang mengaku sering mengalami kejadian aneh di Pos tersebut, dari headlamp mati tiba-tiba saat malam hari sampai suara minta tolong sering terdengar dan sosok tanpa wajah. 

Baca: Kisah Angker Pos 2 Gunung Klabat Sulut, Headlamp Mendadak Mati Hingga Sosok Tanpa Wajah

Pos dua gunung Klabat
Pos dua gunung Klabat (TRIBUN MANADO)

5. Manado Beach Hotel

Manado Beach Hotel (MBH) di Desa Mokupa Kecamatan Tombariri,  yang diresmikan Presiden Soeharto pada tanggal 11 September 1991 merupakan hotel bintang pertama di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Namun, dua puluh dua tahun kemudian kondisinya bisa dilukiskan dengan tiga kata berikut ini kusam, kumuh dan angker

Hotel itu sampai saat ini tidak terurus. Keangkerannya juga tidak usah diragukan, sebab tempat itu menjadi lokasih uji nyali.

Warga sekitar mengaku saat malam hari sering terdengar suara banyak orang dalam hotel.

Suasana itu biasa terdengar saat hotel masih beroperasi, tapi sekrang warga yakin itu mahkluk halus. 

Bagi yang bernyali tebal bisa melihat secara langsung kondisi hotel yang masih lengkap, mulai dari pernak pernik sampai isi dalam kamar.

Tapi hati-hati ada kepercayaan, saat berada dalam hotel itu anda akan sulit keluar jika dalam keadaan panik atau takut sehingga bisa nyawa jadi taruhannya. 

Baca: MBH Berkibar Selama 9 Tahun

Upacara Bendera di Manado Beach Hotel (MBH) sewaktu masa jayanya
Upacara Bendera di Manado Beach Hotel (MBH) sewaktu masa jayanya (istimewa)

(Tribun Manado/Valdy Suak)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved