Saham Apple Meroket, Bursa AS Makin Kinclong

Bursa Amerika Serikat kembali reli untuk hari kelima pada perdagangan Kamis (15/2).

Saham Apple Meroket, Bursa AS Makin Kinclong
afp
Bursa Saham AS

TRIBUNMANADO.CO.ID, NEW YORK - Bursa Amerika Serikat kembali reli untuk hari kelima pada perdagangan Kamis (15/2).

Bursa terdongkrak saham-saham teknologi, sementara pasar menyingkirkan sejenak kekhawatiran mengenai data inflasi.

Saham Apple menloncat 3,36% ke US$ 172,99 dan menjadi kontributor terbesar bursa, setelah Berkshire Hathaway milik investor kawakan Warren Buffett menjadikan produsen iPhone ini sebagai investasi teratasnya.

Analisis mengamati pergerakan bursa saham.
Analisis mengamati pergerakan bursa saham. (AFP)

Saham Cisco juga menguat 4,73% lantaran menyorongkan proyeksi kenaikan kinerja setelah transformasi sebagai perusahaan berbasis software mulai membuahkan hasil.

Kenaikan saham-saham teknologi ini menutup penurunan 0,42% di sektor energi yang tertekan pelemahan harga minyak mentah dunia.

Alhasil, pada perdagangan Kamis, The Dow Jones Industrial Average menguat 306,88 poin atau 1,23% menjadi 25.200,37.

Pergerakan indeks saham
Pergerakan indeks saham (tribunnews)

Indeks S&P 500 memperoleh 32,57 poin atau 1,21% menjadi 2.731,2.

Sedangkan Indeks Nasdaq Composite bertambah 112,82 poin atau 1,58% dan ditutup di posisi 7.256,43.

Kenaikan bursa AS juga ditopang pasar yang tengah menyingkirkan kekhawatiran mengenai data ekonomi, yang menunjukkan bahwa tekanan terhadap inflasi masih berlanjut dan ada penyusutan pasar ketenagakerjaan.

Wall Street
Wall Street (AFP)

Selain itu, investor juga memilih fokus pada laporan keuangan korporasi yang positif dan berekspektasi ada perbaikan pada laporan kinerja berikutnya setelah adanya pemangkasan pajak.

"Setelah adanya kekhawatiran selama dua pekan ini, pasar menguat bersama dengan musim laporan keuangan," kata Leo Grohowski, Chief Investment Officer di BNY Mellon Wealth Management di New York pada Reuters.

Kekhawatiran pada inflasi dan bunga telah menyeret turun bursa sejak Februari.

Tapi, dalam lima hari terakhir, Indeks S&P 500 telah mencetak keuntungan 5,6%, meski tetap lebih rendah 4,9% dari rekor yang ditoreh 26 Januari lalu. *

Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved