Kisah Buaya 'Gendut' yang Dianggap Keluarga Sendiri oleh Pemiliknya
Suasana haru menyelimuti proses evakuasi buaya yang mempunyai panjang 2,75 meter, lebar perut sekitar 80 centimeter, dan bobotnya 200 kilogram itu.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kojek, buaya 'gendut' yang tinggal di rumah seorang warga Bogor akhirnya diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Minggu (4/2/2018).
Suasana haru menyelimuti proses evakuasi buaya yang mempunyai panjang 2,75 meter, lebar perut sekitar 80 centimeter, dan bobotnya 200 kilogram itu.
Bagaimana tidak, Kojek sudah tinggal di rumah sang pemilik, Iwan selama 21 tahun.
Ibu Iwan, Maemunah, tak kuasa menahan air matanya saat melihat Kojek dievakuasi.
Menurutnya, Kojek sudah dianggap seperti keluarga sendiri.
"Saya sebelum punya cucu, punya dia (Kojek) dulu," kata Maemunah sambil bercucuran air mata.
"Jadi kayak anak paling besar, cucu paling besar," tambahnya.
Iwan menjelaskan, kendati merasa sedih harus kehilangan Kojek, ia tak bisa melanggar peraturan yang telah diatur oleh negara.
"Mudah-mudahan di sana lebih sehat," kata Iwan.
Melansir dari Tribun Bogor, awalnya Iwan dan keluarga tak merelakan Kojek dibawa petugas.
Namun, usai diberi penjelasan, Iwan akhirnya lapang dada melepas buaya jenis muara tersebut.
Kojek akan dikarantina dan dirawat selama beberapa bulan ke depan.
Saat ini, buaya 'gendut' itu berada di Taman Buaya, Taman Safari.
6 Fakta Kojek
Mengutip dari Tribun Bogor, berikut adalah enam fakta tentang Kojek yang kini memiliki berat mencapai hampir 300 kilogram itu.
1. Ditemukan di Pangandaran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kojek-si-buaya-rawa-peliharaan-maimunah_20180208_083439.jpg)