Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir Terjang Jakarta, 11.450 Jiwa Terkena Dampak

BPBD DKI Jakarta mencatat banjir akibat luapan Sungai Ciliwung mengakibatkan 7.228 kepala keluarga atau 11.450 jiwa terdampak banjir

Editor: David_Kusuma
Capture
Banjir Bogor 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir akibat luapan Sungai Ciliwung mengakibatkan 7.228 kepala keluarga atau 11.450 jiwa terdampak banjir.

Banjir di wilayah ibu kota meliputi 141 RT dan 49 RW di 20 kelurahan pada 12 kecamatan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat ribuan rumah terendam banjir.

Satu penyebab banjir disebabkan, karena tinggi muka air di Katulampa hingga mencapai 240 centimeter atau level Siaga I pada Senin (5/2/2018) pagi, hingga siang.

Baca: Banjir Kepung Jakarta, Seorang Nenek Kelaparan di Atas Genteng

"6.532 jiwa mengungsi tersebar di 31 titik pengungsian di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," tutur Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Selasa (6/2/2018).

Meskipun ribuan rumah terendam banjir, banyak masyarakat tidak bersedia mengungsi.
Mereka tetap berada di rumah.

Perabotan rumah tangga telah dipindahkan ke lantai atas di rumahnya.

Di wilayah Jakarta Timur, sebanyak 2.632 jiwa pengungsi berada di 24 titik pengungsian yaitu di Kecamatan Jatinegara sebanyak 1.057 jiwa (14 titik) dan Kecamatan Kramatjati sebanyak 1.575 jiwa (10 titik).

Sedangkan di Jakarta Selatan terdapat 3.900 jiwa di 7 titik, Kecamatan Pancoran 3.200 jiwa (4 titik), dan di Kecamatan Tebet 700 jiwa (3 titik).

Menurut dia, bantuan logistik telah disalurkan kepada pengungsi. Secara umum penanganan berlangsung lancar.

Hingga (6/2/2018) pukul 12.00 WIB, tinggi muka air di Katulampa dan Depok posisi normal (siaga 4) sedangkan di Manggarai siaga 3.

Dia menjelaskan, kondisi banjir relatif cepat surut karena debit dari bagian hulu menurun dan tidak ada hujan lokal yang berintensitas tinggi.

Selain itu, normalisasi Sungai Ciliwung yang dilakukan sebelumnya menyebabkan debit sungai menjadi lebih lancar mengalir.

Baca: Relokasi Warga Bantaran Ciliwung, Empat Rusun telah Disiapkan

"Aparat Pemda DKI Jakarta telah siaga di lapangan untuk mengantisipasi banjir. Pemprov DKI menyiagakan 450 unit pompa mobile dan stationer," kata dia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved