Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Miris! Gadis Remaja Cantik Ini Jual Keperawanan Rp 14 Miliar, Niatnya Ternyata Mulia

Cinta Rosalie Pinho kepada sang ibu begitu besar. Gadis asal Minas Gerais, Brasil, itu berusaha berbuat apa pun.

Editor: Lodie_Tombeg
AFP
Jual Diri 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINAS GERAIS — Cinta Rosalie Pinho kepada sang ibu begitu besar. Gadis asal Minas Gerais, Brasil, itu berusaha berbuat apa pun agar orangtuanya bahagia.

Dilansir Daily Mirror, Selasa (30/1/2018), remaja 19 tahun itu memutuskan melelang keperawanannya.

Pinho mengatakan, kondisi finansial keluarganya begitu buruk sejak ayahnya meninggalkan mereka 10 tahun silam.

Ibunya harus menjadi kepala keluarga demi membiayai dia dan keenam anaknya yang terdiri dari dua pria dan empat perempuan.

Kakak sulungnya pun memutuskan bekerja. Namun, gajinya sebulan hanya 145 poundsterling Inggris atau sekitar Rp 2,7 juta.

Gajinya jelas tidak cukup untuk membayar tagihan dan memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

Untuk makan saja, Pinho berkata bahwa mereka hanya bisa sehari sekali. Itu pun nasi dan sedikit daging.

Kondisi itu membuatnya mantap untuk menjual keperawanannya dengan cara dilelang.  "Saya tidak bisa memikirkan cara lain untuk melepas keperawanan saya. Saya melakukannya demi keluarga," ucap Pinho.

Pinho berharap, ketika lelang itu ditutup akhir Mei nanti, ada penawar yang mampu memasang harga hingga 745.000 poundsterling Inggris atau Rp 14,1 miliar.

Menurut rencana, uang tersebut bakal dibelikan rumah yang indah bagi sang ibu dan untuk membiayai pendidikannya.

"Saya juga berniat menggunakan uang tersebut untuk membuka bisnis. Pokoknya, saya ingin menjalani hidup di mana saya tidak akan khawatir kehabisan makanan," ujar Pinho mantap.

Pinho melanjutkan, dia tidak sekadar menjual keperawanannya dengan asal-asalan.

Pinho sadar betul bahwa tindakannya bakal menerima hujatan dari orang banyak. Ketika pertama kali mem-posting lelangnya, dia sudah menerima banyak komentar negatif dari netizen.

Kondisi itu diperkuat dengan fakta bahwa dia tinggal di kawasan yang hanya mempunyai 15.000 penduduk. Jadi, apa pun tindakannya bisa menjadi skandal.

Namun, hal itu tidak membuatnya goyah karena baginya hanya satu: keluarga lebih penting.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved