Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolmong - Penambangan Pasir Besi di Lalow Terus Berlanjut, Warga Resah Ada Dampak Abrasi Pantai

Meski jarak pemukiman warga Dusun Ompu, yang terlalu dekat dengan garis pantai, namun warga Desa Lalow

Penulis: Finneke | Editor: Andrew_Pattymahu
FINNEKE WOLAJAN
Penambangan Pasir Besi di Lalow 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Meski jarak pemukiman warga Dusun Ompu, yang terlalu dekat dengan garis pantai, namun warga Desa Lalow, Lolak ini resah adanya dampak abrasi pantai.

Ini karena ada aktivitas penambangan besi di dusun ini. Tribun memantau, mobil truk bolak-balik mengangkut pasir besi yang berada di tanjung Ompu ini.

Hampir setiap hari, ada aktivitas pengangkutan di tambang pasir besi. Dari jalan raya, ada sekitar dua hingga tiga kilometer menuju lokasi penambangan.

Jalan menuju tambang ini rusak parah dan berpasir. Jalur ini juga jalan yang sama menuju pemukiman warga Dusun Ompu. Mobil besar yang bolak-balik membuat jalan ini sangat rusak.

Tribun memantau di lokasi, pekan lalu, tumpukan pasir besi menggunung. Ada alat berat yang mengambil pasir dan menaruhnya di mobil truk. Di sini ada terdapat rumah yang dihuni pengelola tambang besi ini.

Beberapa warga Dusun Ompu yang ditemui bersamaan mengaku tak setuju dengan aktivitas tambang pasir besi ini. Sebab penggalian pasir sudah semakin dekat dengan pemukiman.

"Nanti kalau air naik, sudah akan sampai ke rumah warga. Karena pengerutan pasir ini sudah semakin dekat dengan tempat tinggal kami," ujar mereka.

Akhir tahun 2017 lalu Pemkab Bolmong melalui Dinas Lingkungan hidup sudah menutup area tambang besi ini. Karena akan ada pengembangan wisata di sepanjang pantai utara Bolaang Mongondow.

Kawasan ini pun memang masuk di area wisata, tepatnya dekat pantai bertuliskan Lolak. Namun rupanya aktivitas penambangan tak pernah berhenti. (fin)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved