Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jokowi Diagendakan Serahkan Sertifikat Tanah di Kotamobagu

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo diagendakan bakal datang ke Bolaang Mongondow dan Kota Kotamobagu pada Februari 2018.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Aldi Ponge
Pelaksanaan program PTSL yang berlangsung di Kotamobagu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) diagendakan bakal datang ke Bolaang Mongondow dan Kota Kotamobagu pada Februari 2018.

Ini sebagaimana yang disampaikan Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara kepada wartawan, terkait lawatan Jokowi untuk dua agenda penting.

"Presiden akan datang untuk sampaikan case program untuk Bolmong penilaian untuk proyek bendungan di Desa Pindol Kecamatan Lolak akan dilihat visualnya dan teragendakan pemberian sertifikat atas program pengukuran tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)," tutur Tatong Bara.

Agenda ini diketahui dari Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey beberapa hari lalu. "Kotamobagu dapat apresiasi ditingkat provinsi Sulut sebagai satu daerah yang capai minimun 5.000 untuk program PTSL. Presiden bilang kalau 5.000 selesai beliau akan serahkan langsung sertifikat," urainya.

Terkait program PTSL di Kota Kotamobagu yang sudah melebihi target oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah disampaikan dalam rapat dengan pihak kepresidenan untuk agendakan penyerahan sertifikat oleh presiden, sebenarnya agenda tersebut pada Desember 2017 namun ditunda karena padatnya kerja presiden.

Saat ini capaian program PTSL sudah lebih dari 5.000 ribu.

Tatong berharap pada 2019 Kotamobagu akan mendapat jatah 30 ribu untuk program PTSL, agar masyarakat dapat hak atas tanah secara legal dan dengan memiliki sertifikat atas tanah ada income dari masyarakat kepada pemerintah.

"Masyarakat berkewajiban membayar pajak (SPT), jadi ini sistem silang sekarang pemerintah ambil alih pembayaran akan tersubtitusi dengan pajak," pungkasnya.

Kepala kantor ATR BPN Kota Kotamobagu Denny W Keintjem melalui kepala seksi huhungan pertahanan (HPP) Raimond Bulamei menambahkan untuk program PTSL target tahun 2017 lalu 10.500.

"Hingga sekarang total bidang tanah tergambar 7.875 bidang dan gambar yang sudah Link dengan berkas sejumlah 5.024 bidang," ujar Raimond.

Lanjutnya, untuk empat kecamatan yang masuk kategori I tanah yang diukur belum memiliki hak diatasnya tapi masuk sertifikat.

"Untuk kategori III sudah terukur bidangnya tapi masih perampungan berkas, kategori IV terukur dan sudah memiliki sertifikat," kata dia.

Pengukuran PTSL per Desember 2017 berjumlah 10.203 bidang yaitu :

Kategori 1 :

  1. Kecamatan Kotamobagu Selatan : 3574 bid. 
  2. Kecamatan Kotamobagu Barat : 1409 bid.
  3. Kecamatan Kotamobagu Utara : 923 bid.
  4. Kecamatan Kotamobagu Timur : 1925 bid.
  5. Aset pemkot : 44 bid.

Kategori 3 :

  1. Kecamatan Kotamobagu Selatan : 713 bid. 
  2. Kecamatan Kotamobagu Barat : 364 bid.
  3. Kecamatan Kotamobagu Utara : 711 bid.
  4. Kecamatan Kotamobagu Timur : 470 bid.
Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved